BANTENRAYA.COM – Berikut ini adalah contoh teks bacaan bilal sholat Idul Adha secara lengkap arab, latin dan terjemahan
Bacaan Bilal pada sholat Idul Adha adalah bagian dari rangkaian sholat yang dilakukan sebelum dan selama sholat Idul Adha.
Bilal adalah orang yang mengumandangkan takbir sebelum sholat dimulai dan memberikan komando selama sholat berlangsung.
Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Serang Sebut Kebijakan Soal BPR Ranah Pemerintah Daerah
Dikutip dari NU Online, berikut ini teks bacaan bilal Idul Adha yang dapat diserukan yakni sebagai berikut.
الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ
الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ… الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Baca Juga: Ribuan Pelajar di Kabupaten Tangerang Sangat Antusias Mengikutu Invitasi Olahraga Tradisional
As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil Adhā jāmi‘ah rahimakumullāh.As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil Adhā jāmi‘ah rahimakumullāh.As-shalāh… As-shalāh… As-shalāta(u) sunnatan li ‘īdil Adhā lā ilāha illallāh.
Artinya: (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idul Adha berjamaah. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua. (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idul Adha berjamaah. Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat… (Marilah kita) shalat sunnah Idul Adha berjamaah. Tiada tuhan selain Allah.
Bacaan bilal Idul Adha yang kedua dilakukan setelah salam penutup sholat Ied. Imam akan naik ke mimbar dan mengucapkan salam.
Saat inilah bilal mengumandangkan seruan dalam posisi berdiri menghadap jamaah.
عَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْأَضْحَى وَيَوْمُ السُّرُوْرِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامَ، إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَنْصِتُوْا أَثَابَكُمُ اللهُ، وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللهُ، وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ الله
Baca Juga: Sabi dan Sami Jadi Maskot Pilkada Kota Serang 2024, KPU Berharap Tingkat Partisipasi Jadi 80 Persen
“Ma’asyiral muslimina wa zumrotal mu’miniina rahimakumullah, I’lamuu anna yaumakum hadza yaumun idul adha wa yaumus suruuri wa yaumul maghfuuri, Ahalallahulakum fiihith tho’aam, wa haroma ‘alaikumush shiyama, idza sho’idal khotibu ‘alal minbari Anshituu atsabakumullah, wasma’u ajarokumulloh, wa ati’u rahimakumullah.”
Artinya: “Wahai sekalian kaum muslimin dan golongan kaum mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari kalian ini adalah Hari Idul Adha, hari bahagia, dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa pada hari itu. Apabila khatib naik ke atas mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian.”
Bacaan Bilal Sebelum Khutbah Idul Adha Dimulai
Masih dalam posisi imam di atas mimbar, bacaan bilal sholat Idul Adha dilanjutkan dengan badan menghadap kiblat. Bilal akan membacakan sholawat dan doa berikut ini:
اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ، اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَاناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ … اللهم قَوِّ الْإِسْلَامَ وَالْإِيْمَانَ، مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَانِ الدِّيْنِ، رَبِّ إخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Baca Juga: Stasiun Peninggalan Belanda Jalur Rangkasbitung-Labuan Bakal Diaktifkan
“Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad, allahumma sholi ‘ala sayidina wa maulana muhammad, allahumma sholli wa sallim ‘ala sayyidina wa maulana muhammad wa ‘alaa aali sayyidina muhammad… allahumma qowil islam wal imaan, minal muslimiina wal muslimaat, wal mu’miniina wal mukminat al ahyai minhum wal amwat, wanshurhum ‘ala mu’aniddiin, robihtim lanaa minka bil khoir, wa ya khoirun naashiriin birohmatika yaa arhamar rohimiin.”
Artinya: “Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (pria) dan muslimat (wanita), kaum mukminin (pria) dan mukminat (wanita), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, mudahkanlah mereka untuk mengokohkan agama, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua penyayang.”
Semoga bermanfaat.***



















