BANTENRAYA.COM – Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak langsung menangani Jalan Kuntjoro Jakti di Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung.
Ruas jalan yang menghubungkan wilayah Lebak dan Kabupaten Serang ini rusak sepanjang 2,1 kilometer, sehingga dikeluhkan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Lebak Irvan Suyatupika menyatakan, ada dua pekerjaan yang sedang dilakukan di ruas Jalan Kuntjoro Jakti, yakni pengerasan jalan dan pembuatan saluran drainase. Karena posisi badan jalan berada di bawah bahu jalan, sehingga air hujan tumpah ke jalan raya. Kondisi tersebut membuat ruas jalan kabupaten ini rusak berat.
Baca Juga: Sunan Kalijaga Mundur Sebagai Kuasa Hukum Doddy Sudrajat Ingin Menjadi Penengah
“Bupati Iti Octavia Jayabaya menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait ruas Jalan Kuntjoro Jakti. Bupati kemudian meninjau langsung jalan yang rusak ini dan memerintahkan Dinas PUPR memperbaiki jalan dengan anggaran pemeliharaan terlebih dahulu,” kata Irvan Suyatupika, Selasa 29 Desember 2021.
Dijelaskannya, penataan saluran drainase menjadi prioritas dalam perbaikan jalan tersebut. Karenanya, dalam dua hari ini Dinas PUPR fokus membuat saluran drainase dan saluran pembuangan agar air dapat dialirkan ke sungai.
“Tapi, kita juga melakukan pengerasan jalan agar bisa dilalui masyarakat dengan aman. Minimal, tidak ada lagi kubangan besar di ruas jalan ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Irna Ajak Duel Ketua PPSI Pandeglang di Pendopo, Ini Penyebabnya
Tahun depan, lanjutnya, Dinas PUPR juga bakal melanjutkan perbaikan Jalan Kuntjoro Jakti. Karena tidak ada alokasi anggaran untuk pembangunan jalan, maka pihaknya akan menggunakan anggaran pemeliharaan untuk memperbaiki jalan yang rusak sepanjang 2,1 kilometer itu.
“Nanti konstruksinya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Di beberapa lokasi yang rusak berat kita akan buatkan jalan beton agar tidak cepat rusak,” terangnya.
Mantan Sekretaris Dinas PUPR ini mengungkap, ruas Jalan Kuntjoro Jakti memiliki panjang 6 kilometer lebih. Dengan rincian, 4 kilometer jalan dalam kondisi baik dan 2,1 kilometer rusak berat. Karena itu, Bupati memerintahkan untuk penanganan jalan agar aman dan nyaman dilalui. Aplaagi, ruas jalan ini merupakan penghubung wilayah Lebak dan Serang.
“Ini jalan menuju ke Pamarayan. Tiap hari, lalu lintas kendaraan di sini lumayan tinggi,” katanya.
Untuk itu, Irvan meminta kepada masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun pemerintah. Apalagi, pada saat dikunjungi Bupati Lebak, jalan ini dilintasi angkutan overtonase yang dituding menjadi penyebab kerusakan jalan.
Baca Juga: Prediksi dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand Final Piala AFF 2020 Leg 1
“Mobil angkutan overtonase diharapkan tidak melintasi jalan ini. Kalau dipaksakan maka kondisi jalan akan cepat rusak,” tegasnya.
Ade Jurkoni, warga Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung, mengapresiasi komitmen Bupati dalam membangun Jalan Kuntjoro Jakti. Setelah dikunjungi pekan lalu, jalan yang rusak sudah ditangani Dinas PUPR Lebak.
“Dengan menggunakan alat berat, para pegawai PUPR membuat saluran drainase dan melakukan pengerasan jalan. Sekarang, masih dalam proses dan mudah-mudahan akhir tahun ini selesai,” harapnya.***



















