BANTENRAYA.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Lebak, Muammar Adi Prasetya mengaku pernah melewati jembatan rusak penghubung Desa Pasirgombong-Cisuren, Kecamatan Bayah yang viral karena hampir membuat pengendara sepeda motor terjatuh, belum lama ini.
Saat itu, Muammar menyebut kondisi jembatan sudah lapuk saat ia melintas pada tahun 2023.
“Dua tahun lalu pernah melintasi jembatan itu dan memang goyang banget. Dua tahun lalu saja sudah parah, apalagi sekarang?,” kata Muammar kepada Bantenraya.com pada Kamis, 24 Juli 2025.
Terkait kondisinya tersebut, Muammar meminta agar Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Lebak memrioritaskan pembangunan jembatan gantung itu, mengingat jembatan tersebut berperan vital untuk mobilisasi masyarakat.
“Sekalipun jika memang benar itu alternatif, kalau bikin waktu perjalanan lebih cepat, ya kenapa tidak dibangun saja?,” terangnya.
Baca Juga: Operasional Pakai Uang Negara, Budi Rustandi Wanti-wanti Manajemen Koperasi Kelurahan Merah Putih
Kata Muammar, dirinya mengklaim telah bertemu dengan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya agar jembatan tersebut bisa segera dibangun.
Hasil pertemuan, bupati kemudian menjanjikan bahwa Pemkab Lebak akan memrioritaskan membangun infrastruktur di tahun 2026 mendatang.
“Saya akan mengawal, dan bupati menjanjikan bahwa 2026 Pemkab akan fokus pada infrastruktur. Tapi tidak spesifik pada jembatan tersebut. Tapi, kami dari komisi IV akan terus mengawal agar jembatan itu masuk perencanaan,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang pengendara sepeda motor nyaris tercebur ke sungai Cimadur saat berkendara melintasi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Pasirgombong-Cisuren, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak pada Senin, 21 Juli 2025.
Baca Juga: Duh, Plafon Gedung Pemerintahan di Kabupaten Pandeglang Ini Rusak
Dalam video yang direkam warga, motor pengendara tersebut tampak hampir terjatuh ke sungai. Beruntung, motor tersebut tersangkut pada bagian sling jembatan hingga berhasil dievakuasi warga.***




















