BANTENRAYA.COM – Walikota Tangsel Benyamin Davnie menghadiri serah terima jabatan di Lingkup Setda Tangsel, Rabu 5 Januari 2021.
Dalam sambutannya, Walikota Tangsel Banyamin Davnie mengajak pejabat untuk langsung bekerja mengikuti dirinya berlari kencang di 2022.
Berlarinya Walikota Tansel ini untuk menyelesaikan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Tangsel 2020-2026 yang bisa dipercepat di 2024.
Baca Juga: Profil Crazy Rich Rudi Salim lengkap dengan Semua Bisnisnya Bersama Kalangan Artis
Ia pun memacu seluruh jajarannya yang baru dilantik di malam penghujung tahun 2021 lalu untuk mampu bekerja cepat.
“Ya bayangkan saja RPJMD saya 2020-2026, tapi 2024 sudah Pilkada lagi. Sehingga target-target di 2022 dan 2023 ini harus tercapai maksimal 100 persen saya inginnya,” ungkapnya.
Benyamin menuntut jajarannya untuk bisa bekerja di atas rata-rata.
Baca Juga: Ini Deretan Manfaat Air Kelapa yang Harus Diketahui kata dr Zaidul Akbar
“Di atas kebiasaan, jangan terlalu normatif. Artinya mereka harus lari itu, mereka kan bekerja tidak lagi dibatasi ruang dan waktu. Kalau jam 12 malam belum selesai, ya bereskan. Jangan tunda besok,” tuturnya.
Untuk mencapai target tersebut, ia memaparkan telah memiliki sejumlah strategi khusus.
“Pertama koordinasi. Fungsi koordinasi yang diusung oleh Asisten dan Bagian yang terkait, seperti Bagian Pembangunan dan Bagian Perekonomian, itu harus maksimalkan,” katanya.
Baca Juga: Jadwal Liga Italia, AC Milan Ketemu AS Roma dan Juventus Lawan Napoli
“Dan saya minta masukan dari Staf Ahli Wali Kota. Saya minta masukan terkait langkah apa yang harus diambil. Jadi fungsi itu harus dimaksimalkan,” tuturnya.
Selanjutnya, yakni harus pandai mengidentifikasi seluruh kondisi di lapangan dalam suatu target yang dicapai.
“Kedua, mereka harus pandai dalam mengidentifikasi tantangan di OPD-nya, sehingga diperlukan effort yang ekstra pekerjaan yang lebih,” ungkapnya.
Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi yang Terkena OTT KPK
“Mengerahkan waktu, SDM dan sebagainya. Kemudian hitung risiko, misalnya cuaca dan yang lainnya,” terangnya. ***















