BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Serang melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan atau DKPPP Kota Serang memberikan bantuan beras kepada korban banjir rob dan petani gagal tanam.
Bantuan beras diserahkan langsung oleh Penjabat Walikota Serang Nanang Saefudin usai meninjau lokasi banjir rob di Lingkungan Karang Mulya, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kamis 19 Desember 2024.
Sedangkan, bantuan beras buat para petani di Kecamatan Curug, karena puluhan hektare sawah baru tanam tergenang air hujan.
Baca Juga: Series Aku Tak Membenci Hujan Episode 5: Momen Pengakuan Adira Kepada Karang
Penjabat Walikota Serang Nanang Saefudin mengatakan, kehadirannya meninjau korban banjir rob sebagai bentuk kepedulian Pemkot Serang. Manakala masyarakat Kota Serang sedang kesusahan tentu Pemda harus hadir.
“Kita memberikan bantuan alakadarnya masing-masing KK 10 kg beras dan satu botol minyak goreng,” ujar Nanang, kepada Bantenraya.com.
Ia akui bahwa bantuan beras dan minyak goreng tidak seberapa dengan beban yang dirasakan oleh para korban banjir rob.
Baca Juga: Liburan Sudah di Depan Mata, Polisi Tetapkan One Way di Jalur Pantai Anyer-Carita
“Tentu bantuan ini belum sepadan dengan apa yang dirasakan oleh saudara kita, masyarakat Lingkungan Karang Mulya, Kelurahan Banten,” ucap dia.
Nanang memperkirakan warga terdampak banjir rob kurang lebih 60 Kepala Keluarga atau KK.
“Ini terdaftar 60 KK. Kalau kurang kami bersama DKPPP menyiapkan stok beras,” tuturnya.
Baca Juga: Teori Aku Tak Membenci Hujan: Bakal Sad Ending Series Aisyah Aqilah dan Jeff Smith?
Nanang menjelaskan, bantuan beras untuk warga terdampak banjir rob dan petani gagal tanam diambil dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah atau CPPD Kota Serang tahun 2024.
“Ini dari CPPD Kota Serang yang berada di DKPPP. Bukan hanya masalah banjir saja, umpamanya tani nih gagal panen. Di Kecamatan Curug juga kita kasih bantuan 50 KK. Misalnya gagal panen, kan kasihan mereka sudah mengeluarkan modal, sudah tenaga kita berikan bantuan,” jelas Nanang.
Ia menegaskan, sementara jumlah beras yang diberikan untuk bantuan warga terdampak banjir rob dan petani gagal tanam sebanyak 1,1 ton.
Baca Juga: Waktu Liburan Tiba, Horison Ultima Ratu Serang Siapkan Lapak Sate Harga mulai dari Rp45 Ribu
“Iya sekarang 10 kilogram kali 60 KK berarti 600 kg, ditambah yang buat petani di Curug 50 KK berarti 1,1 ton atau 110 kg. Tapi kalau nanti ada masyarakat yang perlu bantuan ya kita serta merta kita kasih bantuan,” tandasnya. ***



















