BANTENRAYA.COM – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah atau DinkopUKM Kota Cilegon akan memanfaatkan gedung Pemerintah Kota Cilegon milik eks Dinas Sosial atau Dinsos Kota Cilegon untuk usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM khususnya sebagai klinik UMKM.
Setelah Dinsos Cilegon pindah ke gedung baru di Jalan Bonakarta, Kecamatan Jombang, kini gedung lamanya yang berada di Jombang Wetan akan dialihfungsikan oleh Dinkop UKMKota Cilegon.
Kepala Bidang UMKM DinkopUKM Cilegon Heryati mengatakan, gedung klinik UMKM lama yang berada Leuwung Sawo, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Purwakarta, masa sewanya akan segera berakhir Agustus 2025 ini.
“Di gedung lama dari tahun 2021, karena sewanya mau selesai Agustus ini, jadi kita manfaatkan gedung eks Dinsos yang sudah tidak terpakai ini jadi klinik UMKM,” kata Heryati kepada Banten Raya, Minggu 20 Juli 2025.
Baca Juga: Bermunculan Nama-nama Calon Sekda Kabupaten Serang, Berikut Pejabat yang Dikabarkan Melamar
Ia mengungkapkan, pihaknya memanfaatkan gedung milik Pemkot Cilegon yang tak terpakai untuk dijadikan klinik UMKM, sekaligus dapat menghemat anggaran sewa sebesar Rp 110 juta untuk satu tahun.
“Di klinik UMKM Kota Bumi yang lama itu di sana kita bayar sewa 1 tahun Rp 110 juta. Karena sekarang pindah ke gedung milik Pemkot, jadi kita bisa hemat biaya sewanya,” ungkapnya.
Gedung eks Dinsos Kota Cilegon ini dinilai lebih luas untuk klinik UMKM, dibandingkan dengan gedung lama klinik UMKM di Kelurahan Kotabumi.
“Lebih luas yang gedung eks Dinsos ini, untuk menampung pelatihan juga nanti bisa lebih banyak, ruangannya sangat cukup luas untuk menyimpan alat-alat,” tuturnya.
Baca Juga: Sharp Rilis TV Aquos QLED, Hadirkan Gambar dengan 1 Miliar Warna
Saat ini pihaknya masih proses penataan barang-barangnya.
Dan secara bertahap akan memasang papan nama di depan gedung eks Dinsos Kota Cilegon untuk mempermudah masyarakat berkonsultasi terkait UMKM.
“Mudah-mudahan Agustus nanti sudah bisa beroperasional, konsultasi untuk UMKM sudah kita mulai, semua pelayanannya gratis,” ucapnya.
Heryati berharap dengan pindahnya klinik UMKM di tempat baru ini dapat semakin memudahkan para UMKM untuk mengurus perizinan administrasi maupun mengikuti pelatihan.
“Semoga bisa melakukan pelatihan lebih banyak jumlahnya karena gedungnya luas, dan lokasi yang sekarang ini tidak jauh dari lingkungan kota juga,” harapnya.***

















