BANTENRAYA.COM – Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’roj menemui manusia silver di Simpang Pondok Cilegon Indah (PCI), Rabu 29 September 2021 siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat itu, Isro baru saja tiba di Kota Cilegon setelah menjalani agenda dari luar kota.
Isro meminta salah satu manusia silver untuk minggir ke tepi jalan.
Baca Juga: Penjahat Geblek! Kakek Renta Ini Dicopet dan Dihipnotis Sampai…
Salah satu manusia silver yang diminta Isro minggir ke tepi jalan di Simpang PCI Kota Cilegon bernama Qois Abadi, yang ternyata masih berusia 14 tahun.
Anak sesusia Qois seharusnya sedang berada di sekolah untuk menimba ilmu.
Isro kemudian menanyakan nama, alamat, dan pekerjaan orang tua Qois.
Baca Juga: 5 Link Twibbon Hari Kesaktian Pancasila 2021 yang Simpel dan Keren
Isro menyarankan kepada Qois untuk tidak kembali menjadi manusia silver. Isro juga memberikan bantuan uang tunai kepad Qois sebesar Rp 1,5 juta.
“Saya kasih uang, tetapi nanti jangan jadi manusia silver lagi ya. Sekarang pulang,” kata Isro.
Isro juga menyarankan agar Qois sekolah di SMP.
Baca Juga: Rayakan HUT Sekolah, 2 Kelompok Pelajar di Kota Serang Hampir Bentrok Berdarah
“Manusia silver ini, masih tergolong anak-anak. Baru lulus dari SD, tapi tidak sekolah karena alasan tidak ada biaya. Terus kami minta agar dia sekolah,” kata Isro.
Politikus Partai Golkar Kota Cilegon ini prihatin masih ada warga Cilegon yang putus sekolah padahal alokasi dana untuk pendidikan mencapai 21 persen dari Rp2,17 triliun.
“Ke depan kami harap, tidak ada lagi sekolah yang memungut biaya-biaya untuk masuk sekolah,” terangnya.
Baca Juga: Ibadah Terganggu karena Penyakit, Ini Nasehat Zaidul Akbar
Isro juga meminta agar Pemkot Cilegon melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon mendata manusia silver, dan pengamen.
“Harapan kami tidak ada warga Kota Cilegon yang minta-minta di lampu merah,” ujarnya.
Qois Abadi yang memilih jadi manusia silver mengaku akan berhenti jadi manusia silver.
“Sudah sekitar setahun jadi manusia silver. Lulusan SD tahun lalu dari SD di Tangerang. Kalau orang tua jadi badut di lampu merah, rumah di Kedaleman, Cibeber,” katanya.
Baca Juga: Kasihan.. Ditinggal ke Rumah Saudara, Pas Pulang Rumah Sudah Hangus
Qois mengaku akan sekolah setelah mendapatkan bantuan uang dari Ketua DPRD Kota Cilegon.
“Nanti mau nyari sekolah. Uangnya juga mau buat modal, kalau Sabtu Minggu tidak sekolah mau jualan,” ucapnya. ***

















