BANTENRAYA.COM – Tangmo Pataritda atau Tangmo Nida merupakan artis dari Bangkok, Thailand yang lahir pada 13 September 1984.
Kabar tentang ditemukan jasad Tangmo Nida setelah tenggelam di sungai sempat menjadi perbincangan serius di media sosial.
Bahkan kepergian artis cantik Thailand, Tangmo Nida masih menyimpan tanda tanya dibenak warganet.
Baca Juga: 5 Kejanggalan Kematian Artis Thailand Tangmo Nida, Terdapat Banyak Luka
Namun, ada dugaan bahwa Tangmo Nida meninggal karena dibunuh oleh seseorang.
Kronologis dari kematian Tangmo Nida bermula ketika ia bersama kelima temannya berada di sebuah kapal pesiar dalam acara makan malam.
Adapun nama dari kelima teman Tangmo Nida ketika di kapal itu adalah Idsarin Gatick Juthasuksawat (manajer Tangmo), Wisapat Sand Manomairat, Nitas Job Kiratisoothisathorn, Tanupat Por Lettaweewit sebagai pemilik kapal, dan Phaiboon Robert Trikanjananun.
Baca Juga: Putin Beri Peringatan Kepada Negara Tetangga Rusia
Dalam keterangan dari berbagai sumber bahwa Tangmo Nida sudah meninggal sejak 24 Februari 2022 setelah dianggap tenggelam di sungai.
Jasadnya baru ditemukan pada 26 Februari 2022, dua hari setelah ia dikabarkan tenggalam di sungai.
Ibu dari Tangmo Nida, Panida tidak percaya bahwa anaknya tenggelam.
Baca Juga: 3 Keunggulan HP Oppo Reno7 5g, Salah Satunya Kamera Potret
Panida mengatakan bahwa anaknya pandai berenang, bahkan perenang yang handal.
Panida menaruh curiga bahwa anaknya bukan tenggelam, tetapi dibunuh oleh salah satu pihak, yang kemungkinan dari kelima orang yang bersama Tangmo Nida di kapal pesiar dalam acara makan malam tersebut.
Sebagaimana pantauan dari tim bantenraya.com melalui akun twitter @pawatt menyebutkan yang sangat mencurigakan adalah ketika Sand, salah satu orang yang bersama Tangmo Nida pada acara malam itu mengatakan bahwa ketika Tangmo ingin buang air kecil, ia memegang kaki Sand.
Baca Juga: Puluhan Anak di Kelurahan Purwakarta Adu Bakat Lantunkan Ayat Suci Al Quran
Namun, Sand menyebutkan Tangmo Nida sendiri yang melepaskan kakinya sehingga ia pun terjatuh.
“Sand teman Tangmo tidak konsisten dengan jawaban dia perihal kehilangan Tangmo ketika diwawancarai melalui IG Live, ia mengatakan bahwa Tangmo jatuh dan menghilang begitu saja,” tutur cuitan twitter @pawatt dikutip bantenraya.com.
Atas kepergian anaknya, Panida akan memaafkan orang yang diduga membunuh anaknya apabila diberikan kompensasi sebesar 13 miliar.***

















