BANTENRAYA.COM – Muamalat Institute melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Bisnis Ekonomi Keuangan Syariah (LSP BEKSYA) secara daring, pada awal pekan ini.
Kerjasama tersebut diharapkan dapat terjalin hubungan antara lembaga dan dapat bersinergi dengan baik, serta memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan literasi dan kompetensi pada Industry Syariah.
Direktur Eksekutif Muamalat Institute Anton Hendrianto mengatakan, kerjasama ini merupakan tonggak awal dari komitmen besar antara kedua institusi dan akan terus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi dalam memajukan perekonomian syariah.
Baca Juga: Untuk Aktivitas Tinggi, Gibuku Sarankan Gunakan Kacamata Dengan Lensa Mika
Baca Juga: Gempa 360 Kali, Gunung Anak Krakatau Berstatus Level II
“Ini merupakan satu aliansi strategis buat kami di Muamalat Institute, bahwa industri keuangan syariah di Indonesia mengalami sebuah trust. Kalau kita lihat dari beberapa indikator, tentu saja Indonesia telah naik peringkat dari kelima naik keempat, dari sisi Islamic Global Indikator,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/3).
Menurut kajian, di tahun 2022 ada kurang lebih sekitar 500 triliun bisnis potensial yang akan datang dari industri keuangan syariah yang terdiri dari beberapa sektor industry. Oleh karena itu, kita harus mencermati, agar dapat ersinergi memajukan industri keuangan syariah atau juga halal industri.
“Ini yang harus kita pastikan, bagaimana kita membuat Industri keuangan syariah makin inklusif, dengan menghadirkan literasi keuangan syariah, tentu saja dengan menghadirkan orang-orang yang kompeten,” kata Anton.
Baca Juga: Kapolres Lebak dan HDCI Banten Gelar Vaksinasi Covid-19
Baca Juga: 30 Link Twibbon Ramadhan 2022, Siap Dibagikan ke Sosial Media
Ketua Dewan Pengarah LSP BEKSYA Abdul Aziem mengatakan, kerjasama dengan Muamalat Institute ini untuk jangka panjang. Meski marketshare industri ekonomi syariah masih kecil, namun perkembangannya terus tumbuh. Ekonomi halal di Indonesia yang menjadi ekosistem industri syariah juga tengah tumbuh pesat.
“Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, dan Bank Muamalat Indonesia hadir sebagai pelopor kebangkitan ekonomi syariah, butuh untuk bersinergi dengan semua pihak untuk merangkul dan memajukan ekonomi syariah dinegara kita tercinta,” kata Aziem.
Menurut Abdul Aziem, pihaknya dan Muamalat Institute memiliki tugas yang sangat besar yakni bagaimana memasyarakatkan ekonomi syariah dan juga mensyariahkan ekonomi masyarakat.***



















