BANTENRAYA.COM – Operasional McDonalds Indonesia yang dikelola sepenuhnya oleh PT Rekso Nasional Food, tercatat memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di berbagai daerah.
Berdasarkan studi terbaru dari Oxford Economics tahun 2026, jaringan restoran ini telah berkembang menjadi ekosistem terintegrasi yang mendukung pertumbuhan berbagai sektor ekonomi lokal, lewat pemberdayaan talenta dan penguatan rantai pasok domestik.
Associate Director di Oxford Economics Stephen Foreman menyatakan, temuan ini membuktikan kontribusi nyata perusahaan terhadap ekonomi nasional.
“Hasil riset kami membuktikan besarnya kontribusi McDonald’s bagi perekonomian melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan waralaba, dan kemitraan dengan pemasok lokal,” kata Stephen dalam keterangan resminya dikutip Bantenraya.com, Selasa 3 Maret 2026.
Hasil penelitian juga menunjukkan, untuk setiap 100 karyawan yang bekerja langsung di McDonald’s, terdapat dukungan terhadap 330 lapangan kerja tambahan di berbagai sektor lain, mulai dari pertanian hingga jasa distribusi.
BACA JUGA: Tips Bukber Puasa di Restoran All You Can Eat Supaya Nyaman
“Selain itu, setiap Rp1 juta nilai ekonomi langsung yang dihasilkan oleh perusahaan mampu mendorong tambahan aktivitas ekonomi sebesar Rp4,9 juta di sektor-sektor terkait,” jelasnya.
Studi mencatat bahwa sekitar 86 persen dari total belanja pemasok atau senilai Rp 3,8 triliun dialokasikan untuk mitra lokal.
Saat ini, sebanyak 76 persen bahan baku utama seperti ayam, telur, beras, sayuran, hingga minyak goreng sepenuhnya diproduksi oleh pelaku usaha lokal.
Selain aspek ekonomi, McDonald’s Indonesia berperan penting sebagai gerbang utama bagi generasi muda untuk memulai karier.
“Dari total 11.208 karyawan langsung, sebanyak 43 persen berasal dari kelompok usia 18-24 tahun atau Generasi Z,” ujar Stephen.
BACA JUGA: TKDN Self Declare Buka Peluang Industri Kecil Akses Pasar Skala Besar
Michael Hartono, Director of Marketing McDonald’s Indonesia menjelaskan, ke depan, fokus perusahaan tetap pada pertumbuhan yang inklusif.
“Kami ingin memastikan setiap langkah bisnis yang kami ambil terus menciptakan multiplier effect yang relevan, bermakna, dan berkelanjutan bagi ekonomi daerah maupun nasional,” cakap Michael.
Hingga saat ini, McDonald’s Indonesia mengoperasikan lebih dari 300 restoran di 94 kota dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai bangsa.
“Selain kontribusi ekonomi, perusahaan juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk menyalurkan donasi lebih dari Rp2,2 miliar dan mendukung layanan kesehatan bagi ratusan ribu anak melalui Yayasan,” kata Michael.***



















