BANTENRAYA.COM – Robi Bibit yang berlokasi di Jalan Raya Sepang, Lingkungan Sepang Sempu, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang mencatat penjualan bibit alpukat impor unggulan mulai membaik sejak akhir Oktober.
Robi Sugara, pemilik Robi Bibit mengatakan, akhir-akhir ini untuk bibit alpukat pengiriman rutin dilakukan setiap satu pekan sekali.
Ia menambahkan, dalam satu kali pengiriman, dirinya bisa mengirimkan 10 hingga 20 bibit.
Baca Juga: Dengan Cara Ini, Museum Pusaka Indonesia Ingin Budayakan Pelajar Kunjungi Museum
“Kalau sekarang Alhamdulillah aja sih, karena kan sebelumnya benar-benar kosong ya, kalau sekarang satu minggu sekali ngirim 10-20 bibit mah, ada aja pembeli ya Alhamdulillah lah,” kata Robi kepada Banten Raya, Senin (22/11).
Ia mengungkap, pada periode September hingga pertengahan Oktober, dirinya merasa kesulitan dalam jual bibit alpukat.
Padahal menurutnya bibit alpukat yang dijual merupakan bibit impor unggulan yang seharusnya banyak dicari konsumen.
Baca Juga: Spesialis Pencuri Ayam Dibekuk, 250 Ekor Ayam Disita Polisi
“Entah kenapa ya, bulan kemarin tuh benar-benar kosong bahkan menjual 5 bibit saja pun sulit sekali, padahal sebelumnya nggak sesulit itu, sebab bibit yang kami jual merupakan bibit impor unggulan dengan harga yang relatif murah,” tuturnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, ada 5 jenis bibit alpukat yang ditawarkan mulai dari jenis kendil, aligator, miki, pluwang, dan red vietnam.
Lima jenis alpukat tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan satu sama lain.
Baca Juga: 79 Peserta Didik Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Belajar di Untirta
“Perbedaan yang signifikan banget misal, jenis miki itu agak lonjong bentuknya, warnanya kuning, dan bobotnya paling 0,5 kilogram. Kalau red vietnam itu warnanya merah, kalau jenis markus itu buahnya bulat dan beratnya bisa mencapai 1,5 kilogram,” tuturnya
Ia menambahkan, untuk kisaran harga masing-masing bibit cukup bervariatif mulai dari Rp100.000-Rp300.000 tergantung ukuran bibit alpukat dan jenisnya.***

















