BANTENRAYA.COM – Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Banten mencatat pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan II tahun 2025 tumbuh sebesar 5,33 Persen dibandingkan dengan kondisi tahun sebelumnya yang tumbuh lambat 4,70 persen.
Pertumbuhan ekonomi di Banten tercatat lebih tinggi dibanding nasional yang tumbuh lebih rendah sebesar 5,12 persen.
Ketua Tim Nerwilis BPS Banten Awang Pramila menuturkan, pertumbuhan pada lapangan usaha konstruksi tercatat mengalami kontribusi pertumbuhan sebesar 15,34 persen, disusul oleh jasa pendidikan sebesar 8,84 persen.
“Sektor konstruksi ini masuk dalam tiga besar lapangan usaha yang berkontribusi paling tinggi. Pertumbuhan diindikasikan dengan peningkatan realisasi pengadaan semen di wilayah Provinsi Banten terutama di wilayah utara Kabupaten Tangerang maupun Cilegon dan kota Tangerang,” kata Awang dalam siaran rilis BPS Banten, Selasa 5 Agustus 2025.
Baca Juga: Jalankan Perintah Andra Soni, Fraksi Gerindra Dukung Penuh Kebijakan Zakiyah-Najib
Awang menyebut pasar perumahan di wilayah Jabodebek dan Banten mulai menunjukkan geliat positif.
“Berdasarkan laporan Indonesia Housing Market Update kuartal kedua tahun 2025 dari Indonesia Property Watch, penjualan unit perumahan naik sebesar 7,8 persen secara kuattal meskipun masih lebih rendah 1,1 persen secara tahunan,”
Secara garis besar memang industri pengolahan masih menjadi tulang punggung Banten dengan kontribusi sebesar 30,01 persen terhadap perekonomian.
“Pertumbuhan ini didorong terutama oleh kinerja positif dari industri makanan dan
Minuman, industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, industri logam dasar, industri barang galian bukan logam industri barang dari logam, komputer, barang elektronik, optik dan peralatan listrik, serta industri pengolahan lainnya, jasa reparasi dan lemasangan mesin dan peralatan,” jelas Awang.
Baca Juga: Gugat Cerai Fandy Christian, Dahlia Poland Banjir Dukungan
Meski demikian, dari sisi permintaan konsumsi rumah tangga justru mengalami koreksi dari 5,48 persen pada triwulan I 2025 menjadi 3,61 pada triwulan II 2025.
“Secara jelas produk domestik regional bruto (PDRB) di Banten mencapai Rp139,12 triliun pada triwulan II 2025 sementara di tahun 2024 sebesar Rp132,08 triliun atas dasar harga konstan (ADHK),” terangnya.***



















