BANTENRAYA.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Banten, menyampaikan beberapa siasat guna meningkatkan gairah properti ditengah perekonomian yang sedang lesu.
Ketua DPD REI Banten Roni H Adali mengatakan, berdasarkan laporan dari para pengembang properti tren permintaan rumah tengah mengalami penurunan, imbas dari kebijakan pemangkasan anggaran serta kebijakan kontoversi Presiden Donald Trump.
“Memang kedepan akan berat, baik analisa dari pengembang, pemerintah maupun perbankan menyampaikan hal serupa, terjadi penurunan kualitas konsumen rendah,” kata Roni dalam agenda Halal bihalal di Swissbell Serpong, Tangerang, Kamis 17 April 2025.
Baca Juga: Info Lowongan Kerja di Purwakarta April 2025, Kembangkan Karir di PT Indofood Sukses Makmur Tbk
Untuk itu, lanjut Roni, ada beberapa langkah strategis yang akan dilakukan REI Banten antara lain dengan meningkatkan kualitas pengembang properti. Sehingga menghasilkan rumah yang berkualitas.
“Dengan adanya hunian yang baik, tentu akan memberikan dampak yang signifikan, dan memberikan pengaruh positif terhadap 185 sektor usaha lainnya,” cakap Roni.
Pertama yang perlu ditumbuhkan adalah mindset, sebab merupakan pondasi untuk menjalankan bisnis properti dengan sungguh-sunguh bagi para pengusaha.
Baca Juga: Sambut Hari Kartini, PNM Dorong Perempuan Jadi Agen Perubahan Lewat Gizi dan Literasi
“Kami coba untuk membangun orang-orangnya dulu terutama daerah Pandeglang, kita harus membangun orangnya dulu karena mereka yang akan membangun bisnisnya, cukup 10 persen strategi 90 persen mindset,” terangnya.
Kedua ialah peningkatan skill set di bidang properti, REI Banten akan menggelar sekolah developer pada pertengahan tahun 2025.
“Nanti akan ada pelatihan yang dilaksanakan REI dimana para pengusaha properti yang sudah berpengalaman memberikan arahan kepada pengembang baru,” ujar Roni.
Baca Juga: Andra Soni Kaget Parkiran Kantor Pemprov Banyak Kendaraan Dinas Mangkrak, Jadi Beban Anggaran Saja
Dan terakhir adalah netwokring, atau meningkatkan jaringan bisnis seluas-luasnya.
“Yang sedang kita lakukan adalah membuat program untuk membangun sumber daya manusia teman-teman developer, karena pak menteri itu kan sering menyampaikan masalah kualitas bangunan kualitas lingkungan maupun kualitas konsumennya, semoga ekonomi Indonesia kembali pulih,” kata Roni.***


















