BANTENRAYA.COM – Kepungan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi ) tertuju kepada MA (Mahkamah Agung ) lantaran beberapa waktu lalu sempat menggeledah.
Walhasil kondisi tersebut kini mendadak jadi sorotan diberbagai kalangan masyarakat lantaran MA mengkerahkan pasukan Militer TNI yang sedang berjaga-jaga.
Mengingat hal tersebut rupanya KPK telah berhasil menetapkan 10 tersangka dalam penggeledahan tersebut.
Baca Juga: Bocorkan Rahasia, Bang Edi Bakal Singkirkan Yayat dengan Cara yang Kejam di Preman Pensiun 7
Penangkapan yang dilakukan KPK terhadap MA merupakan unsur kasus suap pengurusan kasasi Koperasi Simpan Pinjam Intidana.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber pihaknya telah menyeret beberapa nama anggota MA salah satunya Hakim Agung Gazalba Saleh terkait kasus tersebut.
Hingga akhirnya KPK membenarkan hal tersebut dan akan mengusut tuntas dari 10 orang tersebut.
Baca Juga: Kebijakan Kontroversi Piala Dunia 2022, Al-anshari: Tidak Akan Pindah Agama Hanya Kerena Piala Dunia
“Kami akan umumkan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada saatnya nanti ketika penyidikan ini cukup,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikr, Kamis 10 November 2022.
Seperti diketahui bahwa kasus ini merupakan buntut pengembangan dari perkara dugaan suap yang menjerat hakim agung Sudrajad Dimyati beserta 10 nama tersangka lainnya.
Tak hanya itu saja ia juga menuturkan bahwa pengeledahan kali ini terasa aman dan tidak terganggu sama sekali.
Baca Juga: Cicilan Rumah Nunggak Tiga Bulan, Raffi Ahmad Siap Bantu Jessica Iskandar: Benar Ya!?
Padahal MA sudah mengkerahkan pasukan TNI untuk berjaga-jaga digedung MA.
“Penyidikan yang sedang dilakukan oleh KPK tentu tidak terpengaruh dengan kebijakan pengamanan di lingkungan MA. Proses penyidikan tetap berjalan, pengumpulan dan melengkapi alat bukti terus kami lakukan,” kata Ali.
“Kami juga yakin MA tetap mendukung upaya KPK dalam rangka menuntaskan perkara tersebut,” ujarnya.
Hingga saat ini, penyidik masih terus bekerja mengumpulkan alat bukti.
Perkembangan proses hukum yang berjalan akan diumumkan ke publik dalam waktu mendatang.
“Setelah KPK menemukan kecukupan alat bukti, maka benar saat ini KPK sedang mengembangkan penyidikan baru pada perkara dugaan suap pengurusan perkara di MA,” kata Ali.
Baca Juga: Mudah! Dengan Cara Ini Set Top Box Bisa Dapat Semua Siaran TV Digital
Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan akan mengumumkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA.
Firli menegaskan, proses hukum terhadap kasus tersebut terus berjalan dan perkembangannya akan diumumkan dalam waktu dekat.*

















