BANTENRAYA.COM – Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta akan diturunkan ke Serang utara untuk melaksanankan kuliah kerja nyata (KKN) selama 50 hari. Tugas utama mereka yakni melakukan pemberdayaan masyarakat untuk pengembangan wisata religi
Pengelola KKN UGM Djarot Edi Santoso mengatakan, dilaksankannya KKN di Kabupaten Serang sebagai bentuk kepedulian UGM yang telah bekerja sama dengan Pemkab Serang untuk mendampingi masyarakat dalam hal pemberdayaan. “Kita juga mengajak teman-teman universitas di wilayah biar besama-sama.” ujar Djarot di pendopo Bupati Serang, Senin 6 Juni 2022.
Ia mengungkapkan, para mahasiswa UGM akan memulai KKN dari 25 Juni sampai 13 Agustus atau selama 50 hari di Serang utara. “Sekarang ini 30 mahasiswa dulu, nanti di Desember kami akan turunkan tim kedua sebanyak 30 mahasiswa lagi. Mereka akan merancang dan menyelesaikan problem yang ada di desa, tentunya dengan bimbingan pemda,” katanya.
Baca Juga: Tiga Orang CPNS Baru Pandeglang Mengundurkan Diri
Djarot menuturkan, fokus utama para mahasiswa yakni membantu merubah prilaku masyarakat dan memberdayakan masyarakat di Serang utara untuk persiapan wisata religi di Tanara. “Masyarakat harus digerakan dan diajak bersama-sama untuk mewujudkan wisata religi yang menarik,” paparnya.
Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menjelaskan, KKN mahasiswa UGM di Serang utara sebagai tindaklanjut dari kerja sama antara Pemkab Serang dengan UGM berkaitan dengan pengembangan wisata religi Syekh Nawawi.
“Saya dan jajaran pemda merasa tidak mungkin pemberdayaan masyarakat dilakukan hanya oleh pemda karena pemda punya keterbatasan personil,” katanya.
Baca Juga: Update Kode Redeem FF Free Fire 7 Juni 2022, Dapatkan Senjata, Diamond dan Skin Epic Gratis
Untuk itu, perlu adanya peran dan andil dari perguruan tinggi seperti UGM dan beberapa perguruan tinggi lain yang ada di Provinsi Banten. “Keinginan kita Kabupaten Serang menjadi wilayah wisata religi bisa terwujud. Pembangunan fisiknya kita rencanakan dan pemberdayaan masyarakatnya juga harus berjalan,” ujarnya.***

















