BANTENRAYA.COM – Dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi jemaah haji dan umrah asal Banten, Kementerian Haji dan Umrah melaksanakan konsolidasi perhajian dan umrah embarkasi Banten.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak yang hadir dalam konsolidasi tersebut menilai, kegiatan ini penting karena Asrama Haji Cipondoh merupakan embarkasi dan asrama haji yang baru.
Menurutnya, selama ini jemaah haji asal Banten berangkat ke tanah suci harus melalui Jakarta dalam hal ini Asrama Haji Pondok Gede.
Berkat kerjasama dan kolaborasi dari Kota Tangerang, tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Provinis Banten, tahun ini sebanyak sembilan ribu lebih jemaah haji asal Banten akan berangkat dari Asrama Haji Cipondoh, Tangerang.
BACA JUGA: Ruce Nuenda Banjir Hujatan Usai Keluyuran Saat Kena Campak, Mama Ebra Sampaikan Permohonan Maaf
“Tentunya saya secara khusus melaksanakan konsolidasi, agar pelayanan bagi tamu Allah bisa lebih maksimal,” katanya, kemarin.
Ia mengaku, konsolidasi ini tentunya melibatkan kepala daerah dan Komisi VIII DPR RI serta stakeholder terkait dalam hal ini Imigrasi dan garuda Indonesia, yang nantinya bisa meingkatkan pelayanan bagi jemaah haji asal Banten.
Asrama Haji Cipondoh sebagai Pilot Project One Stop Service
Salah satu konsolidasi yang dilakukan adalah dengan menjadikan Asrama Haji Cipondoh sebagai Pilot Project One Stop Service, dimana program ini merupakan opsi bukan kewajiban untuk jemaah umrah untuk bisa menikmati pelayanan Pilot Project One Stop Service di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang.
BACA JUGA: Wajib Recook! Resep Simple Tahu Krispi Udang Keju, Cocok Untuk Disajikan Buka Puasa
Mantan Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) ini menjelaskan, Pilot Project One Stop Service bisa dinikmati oleh jemaah umrah mandiri atau yang menggunakan jasa travel, atau bisa langsung ke Bandara Soekarno Hatta.
Pilot Project One Stop Service, lanjutnya, merupakan program yang diinisiasi oleh kementerian Haji dan Umrah yang bekerjasama dengan Garuda Indonesia dan Imigrasi. Semua pelayanan dilaksanakan di satu tempat, yaitu di Asrama Haji Cipondoh.
“Di Asrama Haji Cipondoh memiliki fasilias miniature Ka’bah, Sa’I dan asrama yang cukup bagi jemaah umrah,” ujarnya.
Setiap harinya, lanjut Dahnil, sebanyak tiga sampai empat ribu jemaah umrah berangkat. Itu sebagian besar dari banyak tempat, Asrama Haji Cipondoh merupakan tempat yang layak dan ekonomis bagi jemaah umrah untuk mendapatkan layanan manasik, keimigrasian dan ticketing.
BACA JUGA: Anggota Komisi X DPR RI Furtasan Upayakan Kuota Penerima Bantuan PIP Kota Serang Ditambah
“Artinya kami menyediakan layanan yang lebih mudah dan memudahkan bagi jemaah umrah. Bagi yang tidak mau menggunakan layanan ini tidak masalah,” tegasnya.
Di lokasi yang sama, Kepala kantor Wilayah (Kanwil) Haji dan Umrah Provinsi Banten H Samsudin mengaku fasilitas di Asrama Haji Cipondoh sudah siap dan tinggal melaksanakan koordinasi dengan pihak Imigrasi dan Garudan Indonesia.
“Fasilitas Asrama Haji Cipondoh sudah siap dan lengkap. Tentunya itu semua kebijakan Garuda Indonesia dan Imigrasi. Sesuai arahan Pak Wamen, program itu sebagai opsi bukan kewajiban,” ucapnya. ***


















