BANTENRAYA.COM – Atlet Kabupaten Serang yang berlaga di Banten Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Pandeglang berhasil membawa pulang 3 medali emas dan 1 medali perak. Keberhasilan membawa pulang medali emas tidak lepas dari latihan yang dijalani oleh atlet.
Atlet taekwondo yang berhasil meraih medali ini untuk emas Alexandra yang turun di nomor kyorugi senior putri under 53 kg, selanjutnya ada Klara Octaviani yang berlaga di kelas kyorugi junior putri under 55 kg dan atlet Ling Ling yang turun di kelas poomsae individu putri. Sedangkan medali perak diraih Putri yang turun di nomor kyorugi junior putri under 52 kg putri.
Ketua Klub taekwondo PRC Dicky Hardiansyah mengatakan, dalam kejuaraan di Pandeglang, ia menerjunkan atlet dalam rangka persiapan Porprov Banten yang digelar tahun ini. Dengan menerjunkan atlet di berbagai kejuaraan ia berharap atlet memiliki jam terbang yang bagus sebelum Porprov Banten berlangsung.
“Ini sebagai ajang evaluasi taekwondo juga sejauh mana mereka berkembang setelah menjalani latihan di klub. Hasilnya menggembirakan sebab atlet kami bisa membawa pulang 3 emas,” ujarnya.
BACA JUGA : Atlet Taekwondo Nasional dan Lokal Saling Intip Kekuatan di Banten Open IX 2026 , Perebutkan Piala Gubernur
Dalam kejuaraan taekwondo ini, kata Dicky juga dimanfaatkan untuk melihat kekuatan calon lawan yang akan dihadapi nantinya. Ini dikarenakan atlet taekwondo di Banten sebagian besar mengikuti kejuaraan ini sebagai ajang try out untuk menguji persiapan jelang porprov.
“Kami juga sedikit mengintip kekuatan lawan untuk kelas lainnya. Untuk sementara kami unggu di kyorugi dan poomsae. Namun ini tidak menjadi jaminan kami bisa kembali meraih di porprov nantinya jadi kami harus kembali berlatih untuk mempertahankan apa yang kami raih,” jelas dia.
Ia menambahkan, untuk sementara persaingan memang ketat apalagi jika bertemu dengan lawan yang berasal dari Tangerang raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.
Namun ia enggan meremehkan kabupaten atau kota lainnya seperti Cilegon, Kota Serang, Pandeglang dan Lebak. Dirinya melihat kota dan kabupaten tersebut kini memiliki kekuatan tersembunyi yang bisa meledak sewaktu -waktu. Jadi dirinya tetap mengingatkan anak asuhnya agar jangan cepat berpuas diri sebab lawan tentunya terus memperbaiki diri untuk mengalahkan atletnya.
BACA JUGA : Atlet Kota Serang Bawa Pulang Emas dan Perak dari Kejuaraan Taekwondo MBW International Malaysia
“Usai kejuaraan kami latihan rutin dan melakukan perbaikan apa saja yang masih menjadi kelemahan kami untuk ke depannya. Optimistis kami bisa emas namun tetap harus kerja keras untuk mewujudkan hal ini ke depannya,” tutup dia. (***)















