BANTENRAYA.COM – Satu unit mobil truk sumbu tiga terperosok badan jalan yang amblas, di Jalan Raya Pandeglang-Labuan, tepatnya di Kampung Karangmulya, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Rabu (4/2).
Akibat kejadian itu, truk sempat terjebak, hingga menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan. Pantauan Banten Raya, truk yang terjebak badan jalan dievakuasi menggunakan alat berat.
Petugas kepolisian memberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus kendaraan yang melintas di lokasi kejadian.
Tidak ada korban jiwa pada peristiwa badan jalan yang amblas, namun mengakibatkan pengendara yang melintas untuk berhati-hati.
BACA JUGA: Slamet Berhasil Jadi Perwakilan GP Ansor Banten dalam Program Magang Internasional di Taiwan
Lantaran badan jalan yang amblas tersebut hanya menyisakan satu lajur. Saat ini Jalan Raya Pandeglang-Labuan sudah kembali normal, namun untuk truk sumbu tiga dilarang melintas.
Camat Menes, Usep Sudarmana mengatakan, amblasnya badan jalan sempat membuat truk sumbu tiga terperosok. Namun truk tersebut sudah berhasil dievakuasi menggunakan alat berat.
“Mobil dump truk bermuatan pasir terperosok. Sekarang sudah diderek. Arus lalu lintas sudah normal, tapi hanya satu jalan yang bisa dilalui, sebelahnya amblas,” kata Usep.
Dia menjelaskan, badan jalan yang amblas akibat terdampak cuaca ekstrem. Sebelumnya jalan sudah mengalami longsor. Bahkan, saat ini sudah mendapatkan penanganan.
“Iya, terdampak cuaca ekstrem. Kan di lokasi ada tebing, terjadi longsor. Sekarang ditangani sama Kementerian PUPR pakai alat berat, dan yang diperbaiki sebelah dulu. Sebelahnya masih bisa digunakan,” jelasnya. ***

















