BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar mengaku tak segan akan kembali melakukan rotasi mutasi kembali jika para pejabat lingkungan Pemkot Cilegon tak dapat bekerja dengan benar.
Diketahui Robinsar baru saja melantik sebanyak 18 orang pejabat baru Eselon 2 di lingkungan Pemkot Cilegon di Rumah Dinas Walikota Cilegon secara tertutup, Rabu 4 Februari 2026.
14 orang menjabat sebagai definitif dan 4 orang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) di lingkungan Pemkot Cilegon.
BACA JUGA: BPR Serang Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana Hingga Bangun Rutilahu
Robinsar mengatakan, dilakukannya rotasi mutasi untuk penyegaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemkot Cilegon.
“Ini untuk percepatan program, kami harapkan kepada pejabat baru di posisi masing-masing memiliki semangat baru dan akan dikoordinasikan dalam waktu dekat,” katanya kepada awak media usai melakukan pelantikan pejabat Eselon 2 di Rumah Dinas Walikota Cilegon secara tertutup, Rabu 4 Februari 2026.
Pejabat yang baru maupun yang lama diminta untuk dapat segera beradaptasi dengan posisinya supaya dapat mulai bekerja sesuai visi misi Robinsar-Fajar.
Selama 1 tahun lalu, Robinsar-Fajar telah melakukan penilaian terhadap seluruh OPD lingkungan Pemkot Cilegon.
“1 tahun sudah banyak menilai OPD supaya 2026 bisa menjalankan programnya, InsyaAllah pejabatnya sesuai kompetensi,” jelasnya.
Pihaknya akan kembali menilai pejabat baru maupun pejabat lama apakah dapat menjalankan program kerja dengan baik atau tidak.
Namun, ia menegaskan, rotasi mutasi tersebut dilakukan bukan karena jabatan sebelumnya kinerjanya tak bagus.
“Yang dilantik atau tidak dilantik akan kami pantau, kami nilai, dan perihal rotasi mutasi bukan berarti sebelumnya tidak bagus,” terangnya.
Ia meminta kepada seluruh pejabat baru maupun pejabat lama untuk tahun 2026 ini program kerjanya dapat berjalan secara optimal.
Jika tak dapat melaksanakan tugas dengan baik, maka dirinya tak segan memberikan sanksi teguran maupun dilakukannya kembali rotasi mutasi.
“Sanksinya akan kena teguran, tapi kalau memang sudah tidak bisa jalankan program dengan baik akan dirotasi kembali,” tegasnya.***
















