BANTENRAYA.COM – Profesi petani di Kota Cilegon khususnya di Kecamatan Citangkil dari para generasi muda masih sangat minim atau sedikit, Camat Citangkil menyampaikan bahwa bekerja tak harus di industri.
Diketahui Kecamatan Citangkil sedang memberdayakan para petani khususnya di 3 kelurahan yang ada di Kecamatan Citangkil.
Seperti di Kelurahan Taman Baru, Kelurahan Dringo, dan Kelurahan Lebak Denok.
BACA JUGA: Angkat Besi Provinsi Banten Target Berprestasi 2026, Maksimalkan Pembinaan
Namun para petani saat ini banyaknya dari para orang tua, bahkan minim generasi muda menjadi petani.
Camat Citangkil Ikhlasin Nufus mengatakan, profesi petani membutuhkan regenerasi dari para generasi muda untuk dapat melanjutkan lahan pertanian.
Kata dia, para petani saat ini banyaknya di kalangan usia 50 tahun ke atas
“Petani butuh dukungan, terutama regenerasi, karena banyaknya usia lansia usia 50 ke atas. Generasi muda itu minim,” katanya kepada Banten Raya, Rabu 28 Januari 2026 kemarin.
Padahal untuk dapat bekerja, para generasi muda tak harus terlibat dalam sektor industri maupun sektor jasa.
“Kami mendorong para generasi muda itu harus bisa disampaikan bekerja itu ga harus di industri, di lahan pertanian juga bisa menghasilkan,” ungkapnya.
Untuk menyasar generasi muda menjadi petani, ia menyampaikan, diperlukannya pendekatan atau sosialisasi secara khusus.
Selain itu, diperlukannya kerjasama dari OPD terkait untuk dapat mendorong para generasi muda mau terlibat menjadi petani.
“OPD terkait perlu mendorong anak muda kalau bekerja bukan di industri saja, atau sektor jasa saja, tapi sektor pertanian dan UMKM itu didorong, bisa dipelopori oleh karang taruna, KNPI,” jelasnya.
Menurutnya, potensi petani juga cukup menghasilkan, dan petani menjadi salah satu pendukung untuk menjaga ketahanan pangan.
“Perlu ada upaya yang menyasar anak muda supaya mau jadi petani, petani ini punya potensi besar termasuk untuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Dirinya berharap para generasi muda mau terlibat menjadi petani untuk masa yang akan datang.
“Saya harapkan yang terjun di lahan pertanian itu bukan hanya orang tua saja, generasi muda juga mau bersedia menjadi petani,” harapnya.***


















