BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Serang mendapat dukungan dalam merealisasikan program Serang Mengaji.
Dukungan tersebut datang dari Badan Wakaf Al Quran atau BWA yang mewakafkan 10.000 Al Quran untuk pelaksanaan program Serang Mengaji.
Simbolisasi penyerahan wakaf Al Quran ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang digelar di Aula Setda lantai 2 Puspemkot, Senin, 26 Januari 2026.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, program Serang Mengaji untuk meningkatkan kemampuan membaca Al Quran masyarakat Kota Serang, terutama di kalangan anak-anak.
”Alhamdulillah program Serang Mengaji bisa berjalan tanpa menggunakan APBD dan ini sangat bermanfaat sekali,” ujar Budi, kepada Bantenraya.com, Rabu 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan, kerja sama ini dalam bentuk pemberian Al Quran sebanyak 10 ribu eksemplar untuk program Serang Mengaji. Serta bantuan lainnya, seperti aplikasi Serang Mengaji, bantuan rumah roboh, dan santunan warga untuk masyarakat Kota Serang.
”Insya Allah kalau kita punya niatan tulus membangun pasti ada jalannya dan itu dibuktikan dengan izin Allah SWT hari ini, kita bisa menjalankan program Serang Mengaji tanpa APBD,” jelas dia.
Budi berharap program Serang Mengaji diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca dan memberantas buta aksara Al Qur an bagi siswa TK, SD, dan SMP di Kota Serang.
”Output nya saya ingin memberikan anak cucu kita dari kerja sama ini bisa mengaji secara baik, termasuk memberantas buta aksara Al Quran. Kan ini penting juga untuk menanamkan akhlak dan adab kepada anak anak kita terutama agama Islam,” harap Budi.
Ketua Yayasan BWA, Muhammad Ikshan Salam mengatakan, program Serang Mengaji dimulai dengan penyaluran 10 ribu Al Quran dan kedepannya akan menggalang 100 ribu Al Quran untuk wilayah Banten.
BACA JUGA: Dandim 0623 Cilegon Minta SPPG Perhatikan Kualitas Makanan dan Kebersihan Dapur MBG
Penyaluran Al-Qur’an sudah dimulai secara berangsur-angsur, dengan 5 ribu Al Quran sudah dikirim dan 10 ribu lainnya akan dikirim pada 9 Februari 2026, sebelum launching program Serang Mengaji.
”Penyaluran Al Quran sudah dimulai secara berangsur, yang 5 ribu sudah kita kirim, tinggal 10 ribu nanti sekitar tanggal 9 Februari 2026, sebelum launching program Serang Mengaji,” ujar Ikhsan, kepada Bantenraya.com.
Pihaknya menargetkan semua siswa dan santri yang menjadi peserta Gebyar Serang Mengaji akan memegang Al Qur’an.
Menurut Ikshan, sebanyak 72,25 persen warga muslim di Indonesia belum bisa baca Al Quran, berdasarkan hasil riset nasional dari DTD Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran.
”Kalau (data buta aksara Al Qur’an) Kota Serang saya belum dapat datanya. Insya Allah Kota Serang termasuk bagian dari Indonesia. Kita mulai dari Kota Serang dan kota-kota lainnya,” tandasnya.***


















