BANTENRAYA.COM – Tiang lampu panggung dalam acara perpisahan Kelas XII SMAN 6 Pandeglang ambruk. Akibatnya, enam orang siswa tertimpa tiang lampu panggung hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bantenraya.com, peristiwa tiang lampu panggung ambruk terjadi pada Sabtu 24 Januari 2026 pukul 09.00 WIB.
Dalam acara perpisahan Kelas XII SMAN 6 Pandeglang, para pelajar tengah melakukan pemotretan dan video di lapangan sekolah.
BACA JUGA: Industri Susu UHT Dapat Kucuran Dana Rp1,14 Triliun untuk Sokong MBG
Secara tiba-tiba tiang lampu panggung yang terpasang baliho angkatan ambruk diterjang angin. Para pelajar yang berada di lokasi kejadian, tidak sempat menyelamatkan diri.
Akibatnya, enam siswa mengalami luka-luka tertimpa tiang panggung. Mengetahui kejadian itu, pihak sekolah mengevakuasi korban ke Klinik Bougenville Ciekek dan dirujuk ke RSUD Berkah Pandeglang untuk mendapat penanganan medis.
Mulyawati, orang tua siswa Kelas XII SMAN 6 Pandeglang mengatakan, anaknya bernama Siti Julaeha menjadi salah satu korban tertimpa tiang lampu panggung pada acara pelepasan sekolah.
BACA JUGA: Soto Klaten Tempat Sarapan Favorit Warga Serang, Harganya Cuma Rp5 Ribu dan Bikin Kenyang
Akibatnya, anaknya mengalami luka di bagian kepala hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
“Saya dapat kabar anak saya sudah di rumah sakit. Anak saya mengalami luka di bagian kepala dengan 17 jahitan,” kata Mulyawati, Minggu 25 Januari 2026.
Dikatakannya, saat ini kondisi kesehatan anaknya sudah membaik setelah mendapatkan penanganan medis. Dia berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali. “Alhamdulillah kondisi anak baik. Semoga kedepannya tidak terjadi lagi,” harapnya.
Wakil Kepala SMAN 6 Pandeglang, Dian Rudian Arief menjelaskan, dalam peristiwa tersebut, sekolahnya bertanggung jawab mengenai biaya pengobatan terhadap enam siswa.
“Untuk biaya perawatan, sementara sudah ditake over dulu oleh sekolah. Nanti dengan vendor biar urusan kami yang akan mediasi dan berkomunikasi,” terangnya.
Dia mengklaim, kegiatan tersebut merupakan inisiatif siswa yang ingin mengadakan dokumentasi perpisahan.















