BANTENRAYA.COM – Tembok penahan Kali Banten di Kota Serang ambruk, pada Jumat (2/1/2026).
Padahal tembok tersebut baru dibangun pada sekitar pertengahan tahun 2025 yang lalu.
Sekitar kurang lebih 5 meter bagian tembok tersebut ambruk ke dasar sungai dan tidak menyisakan satu bagian pun.
BACA JUGA: Jelang Hadapi Ratchaburi di ACL Two, Bojan Fokus Ajukan Penjadwalan Persib di Liga
Sementara bagian lain pun hampir akan ikut ambruk juga dan mulai bergeser dari posisi sebelumnya.
Lokasi tembok yang ambruk tersebut berada tepat di depan PT Sauhbahtera Samudera di Kenari, Kasemen, Kota Serang.
Menurut warga, ambruknya tembok tersebut sudah terjadi beberapa hari ke belakang.
Tembok penahan Kali Cibatuan tersebut diduga disebabkan karena aliran air yang sangat deras.
Hujan yang turun dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan debit air naik sehingga membuat aliran arus menjadi lebih kencang dari saat kondisi normal.
BPBD Kota Serang Belum Terima Laporan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengaku belum mendapatkan informasi tentang peristiwa tersebut.
“Belum dapat infonya,” katanya.
Namun dia berjanji segera akan meninjau lokasi dan menyampaikan perkembangan selanjutnya.
Dia meminta warga sekitar untuk berhati-hati dan tidak beraktivitas di sekitar lokasi karena khawatir akan ada kejadian serupa di bagian yang lain. ***

















