BANTENRAYA.COM – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melakukan takziah ke rumah korban bencana banjir di Desa Citasuk, Kecamatan Padarincang.
Diketahui korban bernama Marto (60) ditemukan meninggal dunia saat karena tidak bisa menyelamatkan diri lantaran mengidap penyakit stroke dan ditinggal keluarga.
Zakiyah mengatakan, kehadirannya di rumah krban juga untuk memberikan perhatian dan bantuan serta menyempatkan ziarah ke makamnya.
BACA JUGA: Pemkot Serang Akhiri Kerja Sama Pengelolaan Pasar Induk Rau
”Kami hadir disini untuk menyampaikan duka mendalam kepada keluarga, beliau meninggalkan kita semua,” ujarnya, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, pihaknya berupaya melakukan penanganan dengan menormalisasi sungai di Cikalumpang dan Sungai Cidanau yang menjadi penyebab banjir.
”Hampir satu minggu kita melakukan normalisasi sungai, namun ternyata semalam ini tiba-tiba berpindah ke Kampung Begog. Ini di luar dugaan kami semua. Jadi secara pribadi kami mohon maaf,”katanya.
Pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh supaya kejadian tersebut tidak terulang kembali. ”Kedepan tentu banyak yang harus kami evaluasi,” jelasnya.
Zakiyah juga mengintruksikan kepada para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) supaya terus melakukan mitigasi ke tempat-tempat yang kira-kira kerap terjadi banjir.
”Kita harus cek semua lokasi. Tetapi di daerah Padarincang ini potensi banjir dan sebagainya ternyata banyak di beberapa titik,” paparnya.
Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Jhonny E Wangga mengatakan, korban meninggal dunia karena terendam banjir dan tidak bisa menyelamatkan diri.
“Sedang dalam kondisi stroke kebetulan orang di rumahnya sedang keluar, tiba-tiba terjadi banjir,” ujarnya.***

















