BANTENRAYA.COM – Pejalan kaki mulai ramai di Pelabuhan Merak saat Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
Pejalan kaki rela jalan hampir 3 kilo lebih dari Terminan Terpadu Merak (TTM) ke dermaga reguler terdekat yakni dermaga 3 Pelabuhan Merak jelang Nataru.
Tentu jarak tersebut cukup melelahkan, terlebih lagi kondisinya para pemudik Nataru membawa barang bawaan pejalan kaki.
Romi pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Merak jelang Nataru mengatakan, suka tidak suka harus berjalan. Dimana, jaraknya lumayan sangat jauh.
“Yah lumayan jauh. Lumayan berkeringat bawa barang,” katanya, Senin 22 Desember 2025.
BACA JUGA : Sejumlah Tamu Batalkan Pesanan Kamar Hotel di Anyer untuk Nataru, 1 Informasi Jadi Biang Keroknya
Romi menyatakan, dirinya melakukan perjalanan libur Nataru ke kampung halamannya. Dimana, ia mulai perjalan karena anak-anak sudah masuk masa libur.
“Sekalian ini berlibur dan pulang ke kampung di Lampung,” ucapnya.
Diketahui, berdasarkan data Angkutan Nataru ada sebanyak 143.851 Orang Menyeberang ke Sumatera sebanyak 143.851 orang dan total kendaraan 37.714 unit kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-10 hingga H-6 Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sebelumnya, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Windy Andale menjelaskan, untuk orang yang menyeberang mengalami peningkatan 0,4 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dimana, ada sebanyak 143.851 orang sudah menyeberang sejak Senin (15/12/2025).
“Total H-10 hingga H-6 total sudah 143.851 orang menyeberang ke Sumatera dari Pelabuhan Merak, Ciwandan dan BBJ (Bandar Bakau Jaya) Bojonegara,” ujarnya.
Windy menyampaikan, untuk kendaraan sendiri total yang menyeberang yakni sebesar 37.714 unit.
“Naik 5,3 persen untuk total kendaraan,” ujarnya.
Nataru 47 Kapal beroperasi Di Merak
Pada periode Nataru tersebut, imbuh Windy, ada sebanyak rata-rata 47 kapal yang dioperasikan.
BACA JUGA : Dilarang Beroperasi Selama Masa Nataru, Truk Tambang di JLS Cilegon Masih Hilir Mudik
“Rata-rata ada 47 kapal yang beroperasi,” ujarnya.
Untuk data harian, jelas Windy, pada H-6 Angkutan Nataru total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 37.715 orang dan 9.858 unit kendaraan. Untuk kendaraan sendiri rinciannya kendaraan roda dua tercatat 928 unit, kendaraan roda empat 3.883 unit, truk 4.625 unit dan bus 422 unit.
“Rata-rata mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama,” ujarnya.
Lalu, lanjut Windy, untuk data di Posko Sumatera ada 37 kapal yang beroperasi dengan total penumpang mencapai 31.199 orang dan total kendaraan mencapai 8.131 unit.
“Di tengah meningkatnya pergerakan masyarakat, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, tertib, dan berkelanjutan,” ucapnya. (***)

















