BANTENRAYA.COM – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata atau Disporapar Kabupaten Serang masih kesulitan untuk mengatur harga tiket masuk di kawasan wisata Pantai Anyar dan Cinangka.
Pasalnya sampai saat ini masih banyak para pedagang yang menjual barang atau produk yang harganya relatif tinggi dan harga tiket masih berbeda-beda.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata atau Disporapar Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya mengatakan, telah melaksanakan evaluasi terhadap pengelola perhotelan dan para pengusaha menjelang libur Natal dan Tahun Baru atau Nataru.
“Jadi maksud dari kami melakukan evaluasi terkait perhotelan, pengelola pantai serta restoran. Bagaimana kita bisa menstabilkan harga masuk pantai yang lebih terjangkau,” ujarnya di Anyer Wonderland, Selasa 25 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, banyak yang masih menjadi kendala di Pantai Anyer terutama para pengunjung yang mengeluhkan masalah harga masuk Pantai karena di beberapa lokasi dinilai mahal.
BACA JUGA: Hari Guru Nasional 2025, 11 Ribu Guru di Kabupaten Serang Padati Pantai Anyer
“Banyak kendala sebetulnya untuk masuk pantai, terutama untuk penyamaan harga. Terkadang kesannya pantai ini dikatakan mahal, tapi sebetulnya kalau dipecah masuk pantai itu murah,” katanya.
Anas mengaku masih kesulitan mengatur persamaan harga tiket karena perlu kolaborasi nyata dari semua pihak baik pemerintah maupun para pelaku usaha dan pengelola wisata.
“Jadi, ini perlu ada langkah lanjutan untuk bagaimana menyamakan harga di Pantai Anyar. Karena sudah berapa kali kita rapat ada faktor-faktor kesulitan yang harus bersama mengatasinya,” jelasnya.
Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Wisata Disporapar Kabupaten Serang Dito Candra Wirastyo mengatakan, pihaknya juga telah berupaya untuk mengatur harga makanan dan minuman yang ada di kawasan wisata Anyar-Cinangka.
“Tiap tahun baik menjelang libur Idul Fitri maupun Nataru Pemkab Serang baik melalui surat edaran Bupati Serang maupun surat imbauan dari kepala dinas ini sudah kita lakukan,” ujarnya.
BACA JUGA: Rekomendasi Tempat Menginap di Anyer dan Pantai Carita, Harga Rp200 Ribuan
Ia menjelaskan, pihaknya juga tidak mempunyai kewenangan lebih dalam mengatur harga makanan dan minuman sehingga sampai saat ini masih banyak para pedagang yang menjual dengan harga yang relatif mahal.
“”Kami Disporapar itu tidak ada kewenangan untuk mengatur secara pasti. Mereka juga tentunya punya estimasi, tapi harapan kami masih dalam batas-batas yang wajar yang normal,” katanya.***
















