Menurutnya, peningkatan kunjungan wisata tidak serta-merta tercapai tanpa adanya kerjasama semua pihak.
Salah satunya bantuan dari masyarakat untuk juga mensukseskan melalui program Sapta Pesona.
“Kesadaran masyarakat dengan kunjungan menentukan frekuensi jumlah kunjungan ke lokasi wisata,” ujar Eli.
Dukung Kemajuan Pariwisata
Sekretaris Komisi III DPRD Banten Mansur mengaku akan mendukung upaya pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata.
Dikatakan Mansur, majunya pariwisata Banten akan membawa angin segar bagi ekonomi masyarakat, terutama di sekitar objek wisata.
“Karena memang kalau wisata itu maju dampaknya luar biasa, ekonomi kerakyatannya itu akan berdampak, akan maju,” kata dia.
Menurut Mansur, pariwisata maju akan berdampak besar pada permasalahan dan pekerjaan rumah pemerintah saat ini seperti pengangguran, kemiskinan, serta kesenjangan antara wilayah Selatan dan Utara.
“Nah, kalau pariwisata maju ini dampaknya banyak, termasuk pengembangan ekonomi, kerakyatan di sekitar pariwisata itu. Dari pengembangan homestay dan sebagainya itu salah satu ekonomi kerakyatannya,” ujar dia.
Di tempat yang sama, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang sekaligus
Managing Director KEK Tanjung Lesung, Widi Widiasmanto mengatakan, Banten memiliki potensi wisata sangat besar dengan garis panjang pantai mencapai 948 ribu kilometer.

















