Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan peringatan ini juga dimeriahkan dengan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai wujud kepedulian sosial GP Ansor terhadap masyarakat.
“Kami merasa bertanggung jawab mengawal Negara Indonesia. Oleh karenanya, melalui Peringatan Hari Pahlawan Nasional ini kami mencoba mengambil peran kongkret seperti melaksanakan Dialog Kebangsaan dan Santunan untuk Anak Yatim/Dhuafa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan banyak pihak seperti BAZNAS Kabupaten Lebak, Polres Lebak, dan keluarga besar NU.
“Tentunya kegiatan ini bisa terlaksana dan sukses atas dukungan dari berbagai pihak, seperti dari BAZNAS Kabupaten Lebak, Polres Lebak, dan keluarga besar NU lainnya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Dialog kebangsaan yang berlangsung interaktif itu memantik semangat peserta, terutama para pelajar dan pemuda yang hadir.
Mereka diajak untuk memahami peran penting generasi muda dalam menjaga nilai-nilai persatuan, gotong royong, serta tanggung jawab sosial sebagai penerus perjuangan bangsa.
Para narasumber juga menyoroti ancaman global yang dapat memengaruhi ketahanan nasional, seperti disinformasi, individualisme digital, dan melemahnya semangat kolektif di kalangan generasi muda. Dalam konteks itu, peran organisasi kepemudaan seperti GP Ansor dianggap sangat strategis untuk menjadi penjaga moral dan ideologi bangsa.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari para tokoh yang hadir. Asda II Kabupaten Lebak Ajis Suhendi menilai, kegiatan semacam ini sangat relevan untuk membangun kesadaran nasionalisme di kalangan pemuda.
Dirinya menyebutkan, pemerintah daerah siap bersinergi dengan GP Ansor dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai kebangsaan dan keagamaan.
Peringatan Hari Pahlawan di Gedung PCNU Lebak tersebut akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Ia berubah menjadi gerakan moral dan spiritual, yang meneguhkan tekad bersama untuk menjaga Indonesia dari ancaman perpecahan dan degradasi nilai.
Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kabupaten Lebak menunjukkan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya diwariskan melalui cerita masa lalu, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata mengabdi, peduli, dan mencintai negeri ini dengan sepenuh hati. ***















