BANTENRAYA.COM – Kemenangan 2-1 yang ditorehkan Persita atas PSM di Stadion Banten Internasional Stadium menempatkan Persita masih berada di zona degradasi.
Persita saat ini berada dibperingkat 16 klasemen dengan torehan 4 poin hasil 1 kali menang, 1 kali seri dan 2 kali kalah.
Sementara itu kekalahan yang diderita PSM saat melawan Persita membuat mereka juga berada di zona merah setelah sebelumnya berada di zona hijau.
PSM yang kalah atas Persita kini berada di peringkat 17 dengan raihan 3 poin hasil 3 kali seri dan 1 kali kalah.
Mengalahkan PSM Makassar 2-1. Ini menjadi kemenangan perdana untuk pasukan Pendekar Cisadane di Super League 2025/2026.
Persita berhasil memimpin di babak pertama lewat eksekusi penalti. Eber Bessa yang maju sebagai eksekutor mencetak gol di menit ke-29.
Lumbung Kemiskinan, Kasemen dan Serang Penerima Bantuan PKH Terbanyak di Kota Serang
PSM berusaha keras mencari gol balasan. Kerja keras baru membuahkan hasil lewat tembakan Lucas Dias dari luar kotak penalti yang mengubah skor 1-1.
Persita mendapatkan hadiah penalti lagi di penghujung laga. Pablo Ganet selaku eksekutor berhasil membawa Persita menang 2-1.
Pelatih Persita Carlos Pena gembira anak asuhnya berhasil meraih 3 poin perdana. Walaupun masih berada di zona merah namun mental pemain menunjukkan kemajuan pesat.
“Tidak mudah menghadapi PSM yang memiliki permainan ngotot dan punya materi yang bagus,” ujarnya.
Dia berharap kemenangan ini menjadi pembuka jalan bagi Persita untuk meraih kemenangan lagi di laga selanjutnya.
“Persaingan ketat kami tidak boleh lengah dan harus fokus untuk tidak kehilangan poin lagi baik di kandang atau menjalani laga tandang,” tutupnya. (***)

















