BANTENRAYA.COM – Sebanyak 399 personil Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten dikerahkan untuk membantu pengawalan arus mudik dan arus balik mudik Hari Raya Idul Fitri.
PMI Provinsi Banten menerjunkan personil untuk membantu penanganan kesehatan di 41 titik posko mudik lebatan yang tersebar di Provinsi Banten.
Ketua PMI Provinsi Banten Rt Tatu Chasanah mengatakan, 399 personil tersebut terdiri dari berbagai instansi seperti KSR, KST, tenaga medis, dan relawan lainnya.
“Alhamdulillah saya bersama jajaran PMI Provinsi Banten sudah melakukan apel untuk siaga mudik lebaran 2025. Pada tahun ini kami menurunkan personil sebanyak 399 orang terdiri dari jajaran pengurus PMI dari kabupaten Kota di Provinsi Banten,” ujarnya di gedung PMI Provinsi Banten, Selasa (25/3).
Ia menjelaskan, relawan dari PMI mulai bertugas sejak 23 Maret dan akan berakhir pada 7 April 2025 atau saat arus balik mudik mulai landai.
“Lokasinya di 41 titik posko kami bergabung dengan posko posko yang didirikan oleh pemerintah daerah termasuk TNI Polri. Jumlah posko tersebut tetaebar di empat Kabupaten dan Empat kota,” katanya.
Daerah yang paling banyak didirikan posko yaitu Kabupaten Lebak dengan 14 posko disusul dengan Kota Tangerang Selatan yang mendirikan 6 posko.
“Kabupaten Tangerang 5 posko, Kota Tangerang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang ada empat posko. Kemudian Kabupaten Pandeglang dua posko dan Kota Serang satu posko, kita juga buka di kantor PMI Banten,” jelasnya.
Tatu menuturkan, pihaknya juga menyediakan 13 ambulans, kendaraan operasi empat unit dan mobil jenazah lima unit.
Baca Juga: Diduga Terjerat Pinjol, Sopir Truk Bunuh Diri di Pelabuhan BBJ Bojonegara
“Kendaraan operasional ini semoga bisa membantu pemerintah daerah bersama dengan TNI Polri untuk membantu jalur mudik. Banyak saudara-saudara kita yang akan berlebaran di kampung halamannya masing-masing,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin PMI Provinsi Banten dalam membantu keselamatan para pemudik saat melakukan perjalanan.
“Kegiatan ini memang kegiatan rutin yang sudah dilaksanakan setiap tahunnya. Di acara hari besar baik itu natal dan tahun baru kita juga melakukan hal yang sama,” ungkapnya.***

















