BANTENRAYA.COM – Perbaikan tembok pagar belakang Rumah Dinas Walikota Cilegon ambruk pasca cuaca ekstrem akan rampung dalam waktu 3 bulan.
Diketahui, dampak cuaca ekstrem sejak dini hari membuat tembok pagar Rumah Dinas Walikota Cilegon ambruk dan berdampak pada satu unit mobil dengan plat nomor A 1083 TP milik warga Cilegon, Minggu 8 Maret 2026.
Terpantau di lapangan, tembok kokoh tersebut tak kuat untuk menahan debit air hujan dengan intensitas tinggi dan saat ini sedang proses perbaikan.
BACA JUGA: Terbaru! Kumpulan Link Twibbon Hari Tunas Gerakan Pramuka 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
Dari peristiwa tersebut, dipastikan tak ada korban jiwa, hanya kerusakan pada mobilnya yang perlu diperbaiki.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon Dendi Rudiatna mengatakan, pihaknya saat ini sudah menurunkan alat berat untuk membersihkan runtuhan tembok tersebut.
Panjang pagar belakang di Rumah Dinas Walikota Cilegon yaitu 400 meter, dengan ketinggian 4 meter.
“Kami menurunkan alat berat karena membersihkan puing-puing runtuhan temboknya terlebih dahulu,” katanya kepada Banten Raya, Minggu 8 Maret 2026.
Runtuhan tembok tersebut nantinya akan dibuang di lahan bongkar muat yang saat ini menjadi TPSA Pasar Kranggot Cilegon.
“Puing-puingnya ini nanti akan kami buan ke TPSA Pasar Kranggot Cilegon, jadi supaya di sini bersih dulu,” terangnya.
Apabila puing-puing tersebut sudah bersih, maka pihaknya nanti akan mulai melakukan pembangunan baru untuk tembok pagar belakang Rumah Dinas Walikota Cilegon.
“Kalau semuanya sudah bersih, nanti akan dimulai pembangunannya melalui Bagian Umum sesuai arahan Pak Plt Sekda,” jelasnya.
Untuk saat ini pihaknya masih melakukan proses penghitungan pembangunan ulang tembok pagar belakang Rumah Dinas Walikota Cilegon yang ambruk.
“Anggaran perbaikannya masih sedang proses penghitungan,” tuturnya.
Adapun untuk estimasi pengerjaan ulang tembok pagar belakang Rumah Dinas Walikota Cilegon yang ambruk tersebut selama 3 bulan.
“Estimasi perbaikannya kami membutuhkan waktu sampai 3 bulan,” ujarnya.
Sambil proses pengejaran ulang tembok pagar belakang Rumah Dinas Walikota Cilegon yang ambruk, Pemkot Cilegon juga akan melaukan pemotongan pohon di lingkungan Rumah Dinas Walikota Cilegon.
“Nanti akan ada beberapa pemotongan pohon oleh Perkim, kami sekarang hanya membersihkan puing-puingnya dulu,” pungkasnya.***

















