BANTENRAYA.COM – Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak berhasil menyabet juara dalam event Anugerah Desa Wisata Nusantara yang digelar oleh Kementerian Desa atau Kemendes RI.
Sawarna berhasil mengalahkan 3.399 desa wisata lainnya yang berasal dari seluruh Nusantara.
Salah satu dewan juri dari event tersebut, Irwan Tamrin mengungkapkan, keputusan dari 5 dewan juri memberikan nilai tertinggi kepada Desa Sawarna ialah karena adanya peningkatan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya dengan dikelola Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes.
Ia menjelaskan, peran pengelolaan BUMDes menjadi salah satu instrumen terpenting dalam penilaian ajang tersebut.
Baca Juga: Listrik Padam Akibat Badai, Pengusaha Ikan Koi di Cikulur Boncos
Hal tersebut terjadi lantaran event itu sendiri digelar oleh Kemendes.
“Sawarna sendiri masuk dalam kategori satu. Kategori satu merupakan desa wisata yang memiliki status IDM (Indeks Desa Membangun) masih berkembang atau tertinggal,” ungkap Irwan saat dihubungi awak media pada Senin, 30 September 2024.
Irwan mengatakan, pengelola BUMDes yang dirinya maksud terlihat saat Desa Sawarna berhasil masuk ke babak 45 besar.
Di babak tersebut, desa-desa terpilih diberikan sesi presentasi terkait pengelolaan dan kondisi wisatanya masing-masing.
Baca Juga: Minta Bawahannya Tak Bawa HP Saat Rapat, Pj Bupati Lebak Bantah Tak Netral di Pilkada
Kemudian dari 45 desa sebelumnya, kontestan diseleksi kembali ke babak 15 besar atau verifikasi dengan cara live report.
“Saat presentasi, terlihat sangat bagus. Pemaparan datanya bagus, kemudian ditunjukkan juga perolehan dari sektor pariwisatanya berapa, pengelolaan yang dilakukan oleh BUMDesnya, pengelolaan sampah, sarana prasarana dan lain-lain. Kemudian masuk ke 15 besar yaitu live report. Di akhir, 5 juri termasuk saya memberikan nilai terbesar untuk Sawarna,” katanya.
Keberhasilan Sawarna menyabet juara satu dalam event tersebut tentu memberikan kesempatan bagus bagi wisata di Banten mendapatkan eksposur yang luas.
Selain itu Irwan juga menuturkan, kelebihan lain dari desa yang berhasil menjuarai event tersebut akan mendapat perhatian dari Kemendes RI.
Baca Juga: Pemkot Serang Hattrick Raih Penghargaan Anugerah Layanan Investasi
Ke depan, bukan tidak mungkin Kemendes memberikan sejumlah bantuan sarana dan prasarana kepada Desa Sawarna untuk mengembangkan wisatanya.
“Namun, ada beberapa catatan dari kami memang yaitu wisata Sawarna itu masih wisata masal tapi kurang mementingkan kualitas apalagi ke sustainable tourism. Nah itu yang menjadi tugas dari desa setempat,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah Ketua BUMDes Sawarna, Jetri Andarka mengungkapkan bahwa penghargaan yang diperoleh oleh Desa Sawarna merupakan hasil kerja keras dan dukungan dari semua pihak.
“Alhamdulillah, dalam lomba wisata desa Nusantara di tahun 2024, yang di gelar di Bali selama 3 hari, Desa Sawarna terpilih juara ke 1, dan 2 oleh Kemendes PDTT RI,” katanya.
Baca Juga: KTPel Dilaminating? Jangan Ya Dek Ya, Ini Imbauan Disdukcapil Kota Cilegon
“Kami sangat terharu dan bangga ketika Desa Sawarna di Kabupaten Lebak, mendapatkan juara ke 1 wisata desa se-Nusantara, dan penghargaan juara ke 2 BUMDes inovatif, ” sambungnya.
Jefri berharap, tak hanya Desa Sawarna saja akan tetapi desa lainnya yang ada di Kabupaten Lebak dapat meningkatkan potensi wisata yang berkembang dan maju.
“Anugerah yang di dapatkan ini, karena salah satu bukti peran aktif keseriusan kami dalam pengembangan wisata,” tandasnya.***
















