Sabtu, 14 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 14 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Pemprov Sebut Inflasi Di Banten Masih Terkendali

Banten Raya Oleh: Banten Raya
4 September 2024 | 06:55
Pemprov Sebut Inflasi Di Banten Masih Terkendali

Rapat Koordinasi Inflasi : Plh Sekda Banten saat mengikuti rapat koordinasi inflasi di aula rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Selasa (3/9/2024) Rafi/bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTEN RAYA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengklaim jika angka inflasi di Banten masih sangat terkendali. Meskipun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terdapat kenaikan persentase sebesar 0,15 persen.

Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, secara umum angka inflasi di Banten masih terkendali. Ia menyebutkan bahwa, adanya kenaikan disebabkan beberapa komoditas di luar pangan, seperti pengaruh adanya kenaikan harga emas beberapa waktu ini.

ADVERTISEMENT

“Untuk angka inflasi kita secara umum masih sangat terkendali. Memang, berdasarkan data dari BPS, inflasi kita mengalami kenaikan menjadi 2,45 dari 2,30, akan tetapi itu masih terkendalu. Karena, sesuai dengan amanat bapak Presiden, inflasi maksimal yang harus kita jaga adalah di atas 2,5 persen plus minus satu. Jadi, secara umum inflasi kita masih dikatakan terkendali,” kata Virgojanti kepada wartawan usai mengikuti agenda Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri RI) secara daring, pada Selasa (3/9/2024).

“Kalau saya perhatikan juga, adanya kenaikan (inflasi,-red) ini disebabkan bukan dari sektor pangan, melainkan karena kebutuhan-kebutuhan pribadi dan juga perhiasan atau emas. Akan tetapi, untuk pangan itu angkanya cenderung menurun bahkan malah deflasi. Adapun yang masih menjadi penyumbanh inflasi di kita dalam sektor pangan itu adalah beras dan cabai rawit. Tapi angkanya tidak terlalu besar,” sambungnya.

Virgojanti menuturkan, dalam rangka mengendalikan inflasi di Provinsi Banten, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan pemerintah daerah lain yang ada di Provinsi Banten. Ia menjelaskan, angka inflasi di Banten harus tetap dijaga dalam batas aman agar mencapai titik kesimbangan antara konsumen dan produsen.

Baca Juga: Paguyuban Budak Banten Pilih Dukung Zakiyah-Najib Hamas di Pilkada Kabupaten Serang

“Dalam rangka kita mengendalikan inflasi, tadi saya sudah mintakan kepada pihak-pihak terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, PT ABM, Bulog, dan juga Pemda se-Provinsi Banten untuk turut mengendalikan inflasi khusunya pada sektor pangan. Tapi memang, kita juga tidak bisa untuk menurunkan inflasi sampai pada titik yang terlalu rendah sekali, karena kasian para produsen nanti mereka tidak memperoleh margin. Jadi kita jaga agar angka inflasi kita tetap terkendali di bawah target nasional,” jelasnya.

Virgojanti juga mengatakan, berdasarkan data yang ia terima dari Dinas Pertanian Provinsi Banten, di Banten sedang mengalami musim panen raya untuk komoditas beras. Ia juga mengatakan bahwa, pihaknya telah meminta agar PT ABM dapat menyerap hasil panen dari petani-petani lokal.

“Saat ini kita sedang memasuki panen raya, dan tadi saya dapat informasi dari Dinas Pertanian bahwa hasil panen kita semuanya bagus dan tidak ada puso. Saya juga mengimbau kepada PT ABM selaku BUMD milik Banten dapat menyerap hasil panen dari petani-petani lokal yang ada. Dan kepada Bulog juga saya minta untuk terus menyalurkan beras SPHP kepada masyarakat, karena dikhawatirkan ada kenaikan harga menjelang hari-hari politik jelang Pilkada,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan, dalam kegiatan panen raya yang terjadi saat ini, potensi puso di Banten hampir sangat minim terjadi. Karena, kata dia, Pemprov Banten telah mengadakan sistem pompanisasi.

“Belum ada, kita pastikan itu betul (tidak ada puso, -red), akurat. Bahkan sekarang mau memasuki panen raya di minggu ketiga,” jelasnya.

BACAJUGA:

Borneo FC akan hadapi Persebaya di momen HUT ke-12. (Instagram/@borneofc.id)

Demi Raih 3 Poin, Borneo FC Siap Jegal Laju Persib Bandung di Samarinda

14 Maret 2026 | 19:21
Ratusan pemudik pejalan kaki yang berdatangan dari Sumatera ke Jawa pada Sabtu 14 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)

H-7 Lebaran, 97.385 Pemudik Sumatera Sampai ke Jawa

14 Maret 2026 | 19:15
Kepala SMP Negeri 5 Kota Serang Ita Cahyawati membagikan takjil gratis kepada warga pengendara sepeda motor, Jumat 13 Maret 2026. Berbagi takjil di bulan Ramadan dalam rangka menanamkan nilai kepedulian sosial bagi siswa-siswinya. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Bagi-bagi Takjil Gratis untuk Warga, Siswa dan Wali Murid SMP Negeri 5 Kota Serang Tebar Kebaikan

14 Maret 2026 | 18:20
lbh

Audiensi LBH Polem dan Dirjenpas Banten, Soroti Implementasi Regulasi Akses dan Kewenangan Advokat di Rutan

14 Maret 2026 | 15:10

“Panen raya sekitar 40 ribuan hektar di bulan Agustus,” tambahnya.

Baca Juga: Airin Masif di Darat, Andra Harus Main di Udara

Agus juga menjelaskan, di bulan Agustus kemarin, telah terjadi panen di lahan seluas 49.930 hektar, yang  menghasilkan beras sebanyak 183.837 ton dan memberikan surplus sebesar 64.159 ton. Untuk puncak panen raya itu sendiri, kata Agus, akan terjadi pada bulan September 2024.

“September akan terjadi panen 56.557 hektar, menghasilkan beras 28.235 ton dan menghasilkan surplus 58.558 ton. Dan sampai dengan Oktober masih terjadi surplus 13.898 ton,” terangnya.

Sebagai informasi, BPS Provinsi Banten telah merilis data indeks perkembangan harga konsumen (IHK) bulan Agustus 2024. Dalam data tersebut, angka inflasi di Provinsi Banten mengalami kenaikan secara year on year (y-o-y) menjadi 2,45 dari sebelumnya di 2,30 persen. Adapun komoditas penyumbang inflasi yang terjadi saat ini disebabkan oleh emas perhiasan sebesar 0,22 persen, beras 0,17 persen, nasi dengan lauk 0,15 persen, sigaret kretek mesin 0,14 persen, dan cabai rawit sebesar 0,14 persen. (***)

Tags: BantenEkonomiinfalsi
Previous Post

Dishub Banten Targetkan Bangun 38 Halte

Next Post

Anggota DPRD Muda Yamanan Janji Perjuangkan Aspirasi Rakyat

Related Posts

Borneo FC akan hadapi Persebaya di momen HUT ke-12. (Instagram/@borneofc.id)
Daerah

Demi Raih 3 Poin, Borneo FC Siap Jegal Laju Persib Bandung di Samarinda

14 Maret 2026 | 19:21
Ratusan pemudik pejalan kaki yang berdatangan dari Sumatera ke Jawa pada Sabtu 14 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)
Daerah

H-7 Lebaran, 97.385 Pemudik Sumatera Sampai ke Jawa

14 Maret 2026 | 19:15
Kepala SMP Negeri 5 Kota Serang Ita Cahyawati membagikan takjil gratis kepada warga pengendara sepeda motor, Jumat 13 Maret 2026. Berbagi takjil di bulan Ramadan dalam rangka menanamkan nilai kepedulian sosial bagi siswa-siswinya. (Harir Baldan/Bantenraya.com)
Daerah

Bagi-bagi Takjil Gratis untuk Warga, Siswa dan Wali Murid SMP Negeri 5 Kota Serang Tebar Kebaikan

14 Maret 2026 | 18:20
lbh
Daerah

Audiensi LBH Polem dan Dirjenpas Banten, Soroti Implementasi Regulasi Akses dan Kewenangan Advokat di Rutan

14 Maret 2026 | 15:10
Seorang buruh harian lepas dari PT Asisten Sinar Indopratama bernama Ahmad Afifuddin (33) yang di pecat usai memprotes pemberian THR. (Andika/Bantenraya)
Daerah

Protes Pemberian THR, Buruh di Kabupaten Serang Dipecat

14 Maret 2026 | 14:09
Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten
Daerah

Posko Mudik 2026 GP Ansor Banten: Pelayanan Kepada Masyarakat Jelang Hari Raya Idul Fitri

14 Maret 2026 | 09:30
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Dugaan Praktik Pungli Pencairan Dana Sertifikasi Guru Agama, Kemenag Kota Tangerang: Itu Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dikaitkan Kasus Pelecehan Pendakwah Inisial SAM, Ustad Solmed Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Milad IMM ke-62 Tahun 2026! Cek 12 Ucapan yang Dapat Dibagikan dengan Mudah di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan HUT Persib Bandung ke-93, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ilustrasi kultum Ramadhan tentang the power of doa. (Pexels/Zeferli)

Contoh Kultum Singkat Tema The Power of Doa di Bulan Ramadhan, Mudah Dicerna dan Dihafal

14 Maret 2026 | 21:00
Dua pemain Borneo FC Samarinda berlatih jelang melawan Persib Bandung dalam laga tunda BRI Super League 2025-2026. (Instagram @borneofc.id)

Demi Raih 3 Poin, Borneo FC Siap Jegal Laju Persib Bandung di Samarinda

14 Maret 2026 | 20:10
Borneo FC akan hadapi Persebaya di momen HUT ke-12. (Instagram/@borneofc.id)

Demi Raih 3 Poin, Borneo FC Siap Jegal Laju Persib Bandung di Samarinda

14 Maret 2026 | 19:21
Ratusan pemudik pejalan kaki yang berdatangan dari Sumatera ke Jawa pada Sabtu 14 Maret 2026. (Uri/Banten Raya)

H-7 Lebaran, 97.385 Pemudik Sumatera Sampai ke Jawa

14 Maret 2026 | 19:15

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda