BANTENRAYA.COM – Sumur Agung yang berlokasi di Kampung Salatuhur, Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer dipercaya masyarakat sekitar menyimpan khasiat untuk menyembuhkan macam penyakit.
Namun sumur yang memiliki potensi menjadi wisata religi tersebut sulit untuk dikembangkan.
Ketua RT Salatuhur Suhada mengatakan, Sumur Agung Banten memiliki sejarah yang istimewa pada masa kesultanan Banten.
“Sejarahnya dulu Sultan Maulana Hasanudin mau ngambil wudhu untuk shalat dzuhur tapi tidak ada air dan belum ada kampung, jadi tongkat beliau ditancapkan di sumur agung ini dan keluar air,” ujarnya, Senin 26 Agustus 2024.
Baca Juga: Awal September, Bandara IKN Siap Didarati Pesawat Kepresidenan!
Ia mengungkapkan, Sumur Agung Banten ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah seperti dari Jakarta, dari Sumatera terutama pada malam Jumat.
“Kalau masyarakat di sekitar sini seperti dari Ciomas dan Padarincang banyaknya bulan Maulid datang ke sini. Mereka biasanya ngambil air untuk dibawa pulang,” katanya.
Suhada menuturkan, air yang diambil dari sumur agung tersebut manfaatkan oleh pengunjung untuk mandi dan sebagainya karena dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.
“Kita kurang tahu pasti tujuan mereka mengambil air di sini, tapi katanya baik buat kesehatan,” tuturnya.
Ketua Karang Taruna Desa Cikoneng Nikmatullah mengatakan, Sumur Agung Banten susah untuk dikembangkan menjadi wisata religi lantaran tanah di sekitanya masih milik warga.
“Rencana ada, tapi masalahnya tanah yang ada di depan sumur agung itu milik warga, terus banyak yang ngaku juga,” ungkapnya.
Baca Juga: Begini Cara Buat AI Hug yang Lagi Viral, Rayakan Momen Saling Peluk dengan Orang Terkasih
Ia mengaku pihaknya pernah membangunkan sanggar untuk para pengunjung namun lama kelamaan rusak.
“Kita pernah membangun fasilitas, bahkan kita bikin sanggar tapi yang bikin repot lahannya karena awalnya punya orang satu tapi lama-kelamaan anak-anaknya pada ngaku,” tuturnya. (***)


















