BANTENRAYA.COM – Pemerintah Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia gencar melakukan konservasi terumbu karang di Pulau Tunda bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.
Konservasi terumbu karang dilakukan agar terumbu karang dapat tumbuh dengan cantik dan mengundang para turis untuk datang ke Pulau Tunda.
Kepala desa Wargasara Hasyim mengatakan, kegiatan pembenahan dan perawatan terumbu karang di Pulau Tunda sudah dilakukan dan berjalan selama tiga tahun.
“Kegiatan ini sebenarnya berkepanjangan, karena sejak tahun 2021 pertumbuhan terumbu karang yang dulunya lambat pada tahun 2024 ini terumbu karang semakin terawat,” ujarnya Hasyim, Senin 29 Juli 2024.
Ia menjelaskan, setiap dua minggu sekali Pokdarwis selalu meroling tugas untuk merawat demi penumbuhan terumbu karang yang maksimal.
Baca Juga: Dinkes Temukan 3.100 Warga Kabupaten Serang Menderita Penyakit TBC
“Kalau saat ini kondisi terumbu karang dalam masa perawatan berjalan sehingga kondisinya terkontrol selama dua minggu sekali, jadi pertumbuhannya juga mulai terlihat,” katanya.
Hasyim menuturkan, sebelum dilakukan perawatan secara intens, kondisi terumbu karang sempat mengalami kerusakan akibat oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Sekitar 7 tahun ke belakang masih sering adanya perusakan terumbu karang, kadang yang mencari ikan menggunakan bahan peledak itulah yang membuat terumbu karang menjadi putih dan mati,” ungkapnya.
Selain itu, karena jarak kedalaman yang masih dangkal membuat terumbu karang sangat mudah ditempeli sampah plastik.
“Karena jarak dalamnya juga dangkal sehingga kadak plastik juga menempel dan itulah yang kita bersihkan supaya pertumbuhan terumbu karang juga subur,” tuturnya.
Hasyim berharap, perawatan terumbu karang tersebut dapat menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi desa wisata Pulau Tunda.
Baca Juga: Cabai Rawit Merah di Pasar Induk Rau dan Pasar Lama Kota Serang Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram
“Pulau Tunda nantinya akan menjadi desa wisata, ada snorkling dan diving sehingga terumbu karang yang cantik diharapkan bisa menjadi daya tarik pengunjung untuk datang kesini, semoga nanti bisa menambah untuk pemasukan daerah,” tuturnya. (andika)

















