BANTENRAYA.COM – Potensi zakat infak dan sedekah (ZIS) di Kota Cilegon sangat besar jika mampu dimaksimalkan.
Potensi ZIS dinilai mampu menutupi anggaran pendanaan program penanganan kemiskinan dan pengangguran di Kota Cilegon yang mencapai rata-rata Rp50 miliar sampai Rp60 miliar per tahun.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah atau Kesra Setda Kota Cilegon Muhammad Ali Irfan menjelaskan, pihaknya tengah merancang Peraturan Walikota untuk fasilitasi dan optimalisasi pengelolaan ZIS.
Baca Juga: Bacaan Doa untuk Pengantin Baru, Agar Terhindar dari KDRT dan Dijamin Langgeng
Diharapkan dengan Perwal tersebut nantinya bisa memaksimalkan potensi perolehan zakat yang mencapai Rp160 miliar per tahun.
“Kerangka kebutuhan penanganan kemiskinan dan pengangguran di Kota Cilegon pada 2023 mencapai Rp66 miliar dan pada 2024 sebesar Rp63 miliar.
“Dimana, dengan memaksimalkan sinergi pendanaan terutama dari zakat hal itu akan bisa
tertutupi,” ucapnya.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Serang Sisir Sekolah Berikan Vaksin Polio
“Jadi anggaran pemerintah untuk itu bisa dialihkan untuk pembangunan lainnya, peluang sinergi pendanaan ini merupakan implementasi dari PP 1 Tahun 2024,” ucapnya, Rabu 23 Juli 2024.
Ali menyatakan, di Kota Cilegon ada sebanyak 116.814 penduduk yang bekerja sebagai buruh, pegawai dan karyawan.
Dimana, UMK yang dihasilkan yakni sebesar 4.815.102 tertinggi di provinsi banten. Jika peluang tersebut mampu digarap maka akan sangat memaksimalkan perolehan ZIS.
Baca Juga: 100 Anak di Kabupaten Serang Diajak Rekreasi Pada Perayaan Hari Anak Nasional
“Jika ZIS tergarap, sangat besar kemanfaatan buat warga Kota Cilegon,” ungkapnya.
“Secara angka pra sejahtera tahun 2023 sebanyak 1,74 ribu orang dan pengangguran sebesar 15.010 terdiri dari 11.397 laki-laki dan 3.613 perempuan,” jelasnya.
Disisi lain, penduduk Kota Cilegon sendiri mencapai 470.378 dengan 97,68 persen merupakan penduduk beragama Islam.
Artinya potensi tersebut jika digarap serius akan menyelesaikan berbagai problem sosial.
Baca Juga: Pasar Murah di MTQ XXI Provinsi Banten, Minyak Goreng Dua Liter Dijual Rp 34 Ribu
“Potensi besar ini seperti gajah yang tertidur, jika dibangunkan akan sangat besar sekali manfaatnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kesra Setda Kota Cilegon Rahmatullah mengungkapkan, berharap dengan perwal yang tengah digodok bersama, maka pengumpulan zakat di Kota Cilegon bisa sangat maksimal, sehingga nantinya bisa ada sinergi pendanaan.
“Selain soal meningkatkan kualitas pendanaan, maka ada juga sinkronisasi dan validasi bersama pendayagunaan ZIS,” tuturnya.
Baca Juga: Berikut Formasi CPNS dan PPPK Daerah 2024 Dari Sumatera Hingga Jawa
“Tidak terbatas dengan Baznas saja, tapi lembaga filantropis lainnya juga ikut serta,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Cilegon Taufik Ubaidillah menjelaskan, Baznas Kota Cilegon akan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon.
“Kami siap sinergis dan berkolaborasi dengan Pemkot Cilegon,” pungkasnya. ***


















