BANTENRAYA.COM – Produsen sate bandeng di Provinsi Banten Belvie, akan memenuhi permintaan konsumen dalam ajang Karya Kreatif Banten atau KKB 2024 dengan jumlah pesanan yang tidak terbatas atau unlimited.
Owner Sate Bandeng Belvie Midah Dahmalia mengatakan, agenda KKB tersebut merupakan tempat untuk para usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM terbaik di Banten menampilkan produknya. Di mana para pembeli dengan kuantitas yang banyak datang dalam agenda tersebut.
“Kita produksi tanpa ada batasan, baik itu untuk pengiriman sampai luar negeri juga akan kita penuhi, larena kita tergabung dengan 24 tempat produksi unit usaha lain, dalam sehari 100 kilogram ikan bandeng bisa di oleh dua orang,” kata Midah kepada Bantenraya.com di Perumahan Banten Indah Permai Blok E1 nomor 11 Kelurahan Unyur, Kota Serang, Senin 3 Juni 2024.
Inovasi yang dibawa oleh Sate Bandeng Belvie yaitu, dengan menerapkan teknologi kemasan terbaru bernama auto clop. Sehingga, sate bandeng yang diproduksi bisa bertahan hingga 6 bulan diliar ruangan.
Baca Juga: Wanita ini Pura-pura Pingsan Setelah Tertangkap Basah Mencuri oleh Pegawai Alfamart di Maja, Lebak
“Ini juga yang membawa kita juara 3 se nasional di ajang Sampurna Entrepreneur, bersaing dengan 600 UMKM lain, dan mesin tersebut akan difasilitasi untuk kita nantinya dalam skala besar,” imbuhnya.
Dalam agenda KKB sebelumnya, UMKM Sate Bandeng Belvie secara konsisten mengikuti kegiatan tersebut dengan mendapatkan omzet penjualan Rp50 juta.
“Begitu juga dalam agenda KKB 2024, kami selalu berikan program berupa promo penjualan atau pengiriman gratis kepada konsumen yang datang di agenda tersebut,” jelas Midah.
Selain sate bandeng, olahan lainnya yang akan dibawa oleh Belvie diantaranya abon, bakso, dimsum, ekado, dan kropcok dengan harga mulai dari Rp20 ribu sampai Rp40 ribu per pics.
Baca Juga: Update DTKS Kota Serang Bakal Libatkan Militer dan Aparat Penegak Hukum
“Di agenda KKB yang akan digelar pada 5-9 Juni nanti kami juga ingin mengembangkan produk dengan mengajak masyarakat untuk berjualan produk Belvie, ada harga khusus apabila mau jadi reseller atau maklon,” tuturnya.
Sebagai informasi, beberapa produk olahan milik midah seperti abon ikan dan kerupuk berhasil menembus pasar nasional dan internasional.
Baru-baru ini, produknya masuk ke pasar Krisna sebagai sentra oleh-oleh yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Kedepan kami akan terus melakukan inovasi dan perbaikan kualitas, supaya mampu memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat di Banten,” kata Midah.***
















