BANTENRAYA.COM – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman atau DPRKP Kabupaten Serang mencatat luas lahan kawasan kumuh di Kabupaten Serang mencapai 2.490,45 hektare.
Adapun kawasan kumuh paling luas di Kabupaten Serang yaitu di Kecamatan Cinangka.
Padahal, Kecamatan Cinangka sendiri banyak dikunjungi wisatawan luar kota khususnya Jabodetabek karena adanya pantai yang indah.
Kepada Bidang Kawasan Pemukiman Nurmami Darman mengatakan, perumahan dan pemukiman dakatakan kumuh jika mengalami penurunan kualitas fungsi hunian, mengalami penurunan kualitas disebabkan ketika teraturan bangunan, kepadatan bangunan yang tinggi, dan penunjang serta sarana prasarana yang tidak memenuhi syarat.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Dinilai Abaikan Masukan Ombudsman Banten
“Ketentuan ini merujuk pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 14 Tahun 2018 Tentang Pencegahandan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuhdan Permukiman Kumuh,” ujar Ami, Minggu 2 Juni 2024.
Ia menjelaskan, ada tujuh aspek atau kriteria sebuah kawasan dikatakan kumuh yaitu dilihat dari kondisi gedung, kondisi jalan lingkungan, kondisi penyediaan air minum, kondisi drainase, kondisi pengolahan air limbah, pengolahan persampahan, dan kondisi proteksi kebakaran.
“Setelah tujuh asepk itu kita survei dan kita nilai kemudian ditetapkan oleh SK (surat keputusan) Bupati Serang tahun 2022 ada 2.490,45 hektare kawasan kumuh di Kabupaten Serang atau sekitar 1,7 persen dari luas wilayah Kabupaten Serang seluruhnya,” tuturnya.
Ami mengungkapkan, dari 2.490,45 hektar itu terbagi atas 180 kawasan kumuh yang tersebar di 29 kecamatan.
Baca Juga: Tak Kebagian Kursi DPRD Kota Cilegon, PBB Deklarasi Helldy Agustian Dua Periode
Sedangkan penanganannya dibagi menjadi tiga kewenangan, untuk luasan di bawah 10 hektare menjadi kewenangan kabupaten untuk penanganannya, dari 10 sampai 15 hektare menjadi kewenangan provinsi, dan di atas 15 hektare menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Yang menjadi fokus atau kewenangan kabupaten ada 58 kawasan dengan luasan 430,3 hektare. Dengan anggaran yang ada kita optimalkan di tahun 2023 dan 2024 ini kita telah membangun 5.933,21 meter panjang jalan lingkungan di kawasan kumuh di 20 lokasi dan drainase lingkungan 336 meter di 2 lokasi,” paparnya. katanya.***


















