BANTENRAYA.COM – Budidaya tanaman porang tengah digalakan para petani Indonesia. Porang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Banyak negara di dunia memutuhkan porang hasil tanaman petani Indonesia karena mutunya yang bagus.
Bagi anda yang akan melakukan budidaya tanaman porang, sebaiknya bisa menghitung keperluan bibit untuk lahan baru yang akan ditanami.
Masing-masing daerah, kondisi lahan berbeda ada yang datar atau berbukit.
Baca Juga: 17 Kecamatan di Pandeglang Bakal Dijadikan Sentra Porang
Ini adalah artikel tentang cara budi daya porang untuk lahan datar dan minim naungan atau pohon sebagaimana diposting petaniporang dalam akun Instargamnya belum lama ini.
Ini adalah hanya estimasi untuk gambaran modal kita sebelum menanam porang.
Berapa keperluan bibit per hektar
Satu hektar lahan lebar 100 meter pajang 100 meter (setiap lahan berbeda-beda untuk ukuran lebar dan panjangnya)
Menghitung lebar lahan
Kita hitung bibit per gulutan
Lebar 100 m kita jadikan cm 100 x 100 m = 10.000 cm. 10.000 cm dibagi jarak tanam. Contoh kita menggunakan jarak tanam 35 cm. lebar 10.000 cm : 35 cm = 258 biji per gulutan
“Untuk jarak tanam disesuaikan saja keperluan berapa, semakin besa bibit porang jarak akan semakn lebar”
Kita hitung jumlah gulutan per haktera ditambah jalur irigasi
Menghitung panjang lahan
. ukuran gulutan 40 cm
. ukuran jalur irigasi air 35 cm
. total 70 cm
Ukuran panjan lahan 100 m kita jadikan cm 100 x 100 =10.000 cm
Selanjutnya kita bagi 10.000 cm : 70 cm (40 cm gulutan = 30 cm jalur air ) = 142-143 gulutan.
“Untuk ukuran gulutan dan jalur air optional semua tergantung petani”
Baca Juga: Hati-Hati Nih untuk Para Petani, Harga Porang di Kabupaten Serang Anjlok
Hasil yang akan didapat
Dengan lebar 100 meter kita memerlukan 285 biji katak atau gulutan dengan jarak tanam 35 cm.
Dengan panjang 100 meter kita bisa mendapatkan 142-143 gulutan (dengan ukuran gulutan 40 cm dan jalur air 30 cm)
Selanjutnya kita kalikan. Keperluan bibit pergulutan x jumlah gulutan per hektar 285 biji katak x143 gulutan = 40.755 biji katak per hektar.
Terus perlu berapa kilo gram?
Tadi kita sdah dapat keperluan biji katak adalah 40.755 buji katak per hektar. Selanjutnya kita bagi 40.755 itu dengan jumlah katak per kg yang mau kita beli 40.755 : 100 biji per kg = 400 kg
40.755 : 150 biji per kg =272 kg
40.755 : 200 biji oer kg = 204 kg
Cara ini bisa anda modif sebesuai luas dan bentuk lahan yang dimiliki.
Cara ini cocok untuk lahan yang datar dan minim pohon, karena smeabik banyak pohon makn banyak pula factor pembaginya. Selamat mencoba!***
















