BANTENRAYA.COM – Puluhan juru sembelih dibekali agar jadi juru sembelih halal atau Juleha.
Kepastian ini diketahui dalam acara pelatihan Juleha yang diadakan oleh Juleha Indonesia DPD Kota Serang.
Pelatihan Juleha digelar di Masjid Nurul Iman, Perumahan Widya Asri, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu 26 Mei 2024.
Pelatihan Juleha ini untuk membekali para juru sembelih sesuai syariat Islam.
Ketua Juleha Indonesia DPD Kota Serang H. Agus Heriyadi mengatakan, pelatihan Juleha diadakan setiap tahun sekali.
“Ini pelatihan yang kelima kalinya,” ujar Heriyadi, kepada Bantenraya.com.
Baca Juga: PKS Lebak Fokus Usung Sanuji Balon Lebak, Iip Makmur Legowo
Dalam pelatihan Juleha materi yang diberikan salah satunya perihal fiqih sembelih halal.
“Jadi kita harus mengerti aturan atau tata cara bagaimana fiqih secara agama. Itu yang untuk para Juleha. Nanti in syaa Allah akan disampaikan oleh MUI,” ucap dia.
Materi yang kedua, kata dia, soal penggunaan alat potong untuk menyembelih hewan ternaknya.
“Itu ada namanya materinya asabilah. Nanti kita dikasih tahu bahwa ini loh alatnya yang harus kita gunakan skining, ada borning, ada untuk sembelih dan yang lain-lainnya,” tuturnya.
Heriyadi mengatakan, materi yang ketiga adalah mengenai produk halal.
“Jadi makanan halal seperti apa dan bagaimana pengolahannya. Nanti akan disampaikan oleh halal center Untirta,” ungkap Heriyadi.
Baca Juga: Habis Libur Panjang, Harga Sayuran di Kabupaten Lebak Naik
Materi keempat yang diberikan kepada peserta Juleha adalah cara ngerebahin hewan ternak sapi.
“Jadi bagaimana kita cara merebahkan sapi, simpul menyimpul talinya, kemudian posisi sapinya bagaimana, kemudian sisi amannya yang harus kita perhatikan jangan sampai ada sapi yang tiba-tiba ngamuk nah itu bagaimana antisipasinya,” jelas dia.
Heriyadi menuturkan, materi yang kelima adalah cara menyembelih secara syar’i atau halal sesuai syariat Islam.
“Jadi posisi leher di mana, kemudian disambung dengan bagaimana ngulitinnya. Jadi buka kulitnya bagaimana supaya rapi, supaya bersih, terus membuka dagingnya bagaimana sampai membuka jerohannya. Ini lah yang kita lakukan untuk mensyiarkan selama pelatihan ini biasanya,” bebernya.
Heriyadi menyebutkan, peserta Juleha yang mengikuti Pelatihan Juleha dari berbagai kalangan.
“Mereka itu mungkin backgroundnya dari DKM, atau backgroundnya mungkin dia punya UKM untuk aqiqah atau mereka yang penghobi misalnya. setelah pelatihan ini mereka menjadi anggota Juleha,” kata Heriyadi.
Baca Juga: Sampai Maret 2024 Sebanyak 594 Warga Cilegon Idap Diabetes Mellitus, Perempuan Paling Mendominasi
Peserta pelatihan Juleha untuk edisi kelima kalinya ini bukan hanya dari Kota Serang saja.
“Kebetulan setiap ada pelatihan itu biasanya bukan dari Kota Serang aja. Ini kebetulan hari ini dari Tangerang ada, Depok ada. Jadi dari wilayah-wilayah Jakarta. Jabodetabek,” tandasnya.
Salah satu peserta Juleha, Iman mengaku sangat bersyukur bisa ambil bagian dalam pelatihan Juleha.
“Alhamdulillah luar biasa. Kita diberikan ilmu dan teknik bagaimana cara mengulas sapi. Sapi sebelum dipotong, mengulas sapi itu dia bisa tenang, bisa nyaman ketika disembelihnya. Saya baru pertama kali. Betul sangat membantu sekali. Saya harapkan di kabupaten kota di Banten ada. Minimal sekali. Di Pandeglang kayaknya belum ada,” kata Iman. (***)
















