BANTEN RAYA.COM- DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lebak mengganti nama Iip Makmur oleh Sanuji Pentamarta di usulan Bakal Calon Bupati (Bacabup) ke DPP untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Sebelumya, Hasil Pemilihan Raya (Pemira) yang diselenggarakan PKS Lebak beberapa waktu lalu memutuskan untuk mengusulkan Iip sebagai bacabup dari internal.
Ketua DPD PKS Lebak, Iip Makmur membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan, untuk sekarang PKS pokus kepada Sanuji.
“Betul, sementara masih proses, sekarang kami masih proses kajian. Kemudian, nama-nama yang tadinya disodorkan ke DPP kemudian, digantikan oleh Sanuji,” kata dia kepada Bantenraya.com, Minggu 26 Mei 2024.
Ia mengungkapkan, meskipun dirinya tidak masuk dalam list calon bupati di PKS, Iip legowo dan tidak memiliki rasa kecewa.
Baca Juga: Penderita Diabetes Melitus Tahun 2024 di Kota Serang Melonjak Imbas Pola Hidup
“Tidak ada rasa apa-apa, nanti kami akan mengadakan penjaringan mulai dari 2-7 Juni 2024,” paparnya.
“Dalam dunia politik sangat dinamis, bisa jadi berubah, atau tidak, intinya semoga Allah memberikan yang terbaik untuk PKS dan saya,” tutup Iip.
Sementara itu, etua Tim Pemenangan PKS Lebak, Yayan Ridwan mengatakan, pada Pemilu 2024 sepakat untuk mengganti nama Iip Makmur dengan Sanuji Pentamarta.
“Iya betul kami struktur DPD PKS Lebak mengadakan musyawarah internal yang
merubah calon internal kami, dari Pak Kiai Iip ke Pak Sanuji,” katanya.
Sanuji Pentamarta merupakan kader PKS yang sedang menjabat Wakil Wali Kota Cilegon. Sementara Iip Makmur adalah Ketua DPD PKS Lebak yang kini duduk sebagai anggota DPRD Banten.
“Tapi itu baru usulan dari DPD kabupaten, keputusannya tetap ada di DPP,” jelas Yayan.
Menurut Yayan, pergantian calon internal dari Iip Makmur ke Sanuji Pentamarta yang sudah menjadi keputusan bersama pengurus DPD PKS Lebak sudah mempertimbangkan berbagai hal.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Akhirnya Minta Maaf Ke Warga Terkait Pelayanan
“Pertama, supaya pak Iip fokus di DPRD Banten untuk terus mengawal, dan menyampaikan aspirasi warga Lebak. Lalu kenapa ke Pak Sanuji? Karena beliau sudah punya pengalaman di eksekutif,” terangnya.
Yayan membantah saat ditanya apakah pergantian tersebut karena pertimbangan
popularitas di antara kedua f
igur tersebut, dan ketidaksiapan Iip dalam kontestasi Pilbup.
“Popularitas keduanya oke, tetapi pertimbangan kuatnya adalah karena pengalaman saja. Dan secara personal Pak Iip sangat siap,” pungkasnya. (***)
















