BANTENRAYA.COM – Jalan Raya Sentul-Nyapah yang melintasi Desa Pematang dan Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang kondisinya berlumpur dan membahayakan.
Ceceran tanah di jalan raya Sentul-Nyapah tersebut berasal dari truk pengangkut tanah dari galian C di Kampung Curug Bonteng, Desa Kramatjati.
Anggota DPRD Kabupaten Serang asal daerah pemilihan (Dapil) Serang 2 yang meliputi Kecamatan Kragilan Mulyadi mengatakan, kondisi jalan Raya Sentul-Nyapah pada saat hujan sangat membahayakan bagi pengendara baik roda dua maupun pengendara roda empat.
“Masyarakat sudah banyak yang mengeluhkan. Saya sudah sampaikan juga ke pimpinan komisi IV DPRD Kabupaten Serang. Harapannya dari dewan turun langsung mengecek galiannya,” ujar Mulyadi, Senin 13 Mei 2024.
Baca Juga: PPP Buka Pendaftaran Bakal Calon Walikota Serang 2024-2029, Bagaimana Nasib Subadri Ushuludin?
Ia mengaku sudah mengimbau kepada pihak yang melakukan penambangan galian C untuk membersihkan jalan Sentul-Nyapah yang berlumpur tersebut.
“Informasinya dari delapan orang yang mengalami kecelakaan tunggal sudah difasilitasi pengobatannya. Keberadaan galian Cnya sudah lama, kurang lebih sudah ada lima tahun,” katanya.
Politisi PPP ini mengungkapkan, sebelumnya pengangkutan tanah dari galian C menggunakan mobil dum truk, namun mulai akhir tahun kemarin pengangkutan menggunakan mobil tronton.
“Waktu pakai dum truk sering saya kejar kalau mobilnya tidak ditutup pakai terpal karena tanahnya berjatuhan,” tuturnya.
Baca Juga: Konsep Pembangunan Kota Cilegon 20 Tahun ke Depan Adopsi Hasil Sayembara Desain Kota
Mulyadi menuturkan, jalan raya Sentul-Nyapah ramai dilalui warga karena di sepanjang jalan tersebut terdapat lebih dari 10 perumahan.
“Panjang jalan yang kotor dan berlumpur ini lebih dari 500 meter atau hampir 1 kilo meter. Kasihan warga yang mau ke pasar, berangkat kerja, dan berangkat sekolah. Kalau kondisi jalannya bagus sudah dicor,” paparnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan, jalan Sentul-Nyapah sebelumnya merupakan jalan kabupaten namun sudah diserakan ke Pemerintah Provinsi Banten.
“Jalannya sudah pindah status menjadi jalan provinsi,” ungkapnya.***

















