CILEGON, BANTEN RAYA – Dua alat teknologi tepat guna (TTG) milik pemenang lomba Cipta Inovasi TTG tingkat Kota Cilegon ditampilkan dalam lomba cipta inovasi tingkat Provinsi Banten, Kamis (29/7/2021). Kedua alat tersebut yaitu pendeteksi asap rokok dan sensor load cell penghitungan benih budi daya lele.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinsos Kota Cilegon Chutbi Muhammad Dien Ras menjelaskan, usai Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil menjadi wakil Provinsi Banten pada lomba posyantek tingkat nasional nanti pada Agustus, sekarang Dinsos Kota Cilegon menargetkan kembali untuk menjadi juara I dan bisa mewakili Banten dalam lomba TTG tingkat nasional.
BACA JUGA: 25 Peserta Unjuk Inovasi di Lomba Teknologi Tepat Guna ke IX Kota Tangsel
“Sekarang lomba tingkat provinsi untuk TTG, ada dua alat yang dipresentasikan, katagori pelajar milik siswa MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 2 Cilegon pendeteksi asap rokok, dan kategori umum milik Mahasiswa Untirta sensor load cell penghitungan benih budidaya lele. Kami targetkan bisa menang, sehingga baik Psoyantek dan TTG bisa menjadi wakil Banten di tingkat nasional,” katanya di sela lomba Cipta Inovasi TTG tingkat Provinsi Banten yang diadakan secara virtual.
Dien Ras menjelaskan, untuk lomba posyantek tingkat nasional pihaknya ingin kembali meraih juara I tingkat nasional, sebagaimana yang telah diraih pada 2018 lalu di Bali. Termasuk, TTG diharapkan juga bisa menjadi juara I tingkat nasional jika menang pada tingkat provinsi ini.
“Kami tetap optimis dan berusaha semaksimal mungkin. Kami ingin kembali meraih juara I, baik itu Posyantek maupun TTG-nya,” imbuhnya. (uri)
Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel















