Selasa, 24 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 24 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Taman Sari Bakal Direvitalisasi, Pedagang Ogah Direlokasi

Dewa Oleh: Dewa
4 Juni 2021 | 06:36
Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

SERANG, BANTEN RAYA- Pedagang Taman Sari, Kota Serang keberatan jika harus direlokasi ke tempat lain. Mereka khawatir dagangannya tidak laku karena kehilangan pelanggannya.

Penolakan timbul menyusul adanya rencana Pemkot Serang yang akan merevitalisasi Taman Sari pada tahun ini. Pemkot telah menyiapkan tempat relokasi pedagang Taman Sari di Pasar Lama dan Pasar Kepandean.

BACAJUGA:

Kepala BPK Perwakilan Banten saat menyerahkan LHP Kepatuhan dan Kinerja Pemda kepada Gubernur Banten. Senin, (2322026).

Kinerja 5 Pemda di Banten Disorot BPK

24 Februari 2026 | 05:00
Gubernur Banten Andra Soni saat menemui mahasiswa

Andra–Dimyati Setahun Memimpin Banten: 62 Persen Warga Puas, Kritik Publik Jadi Alarm

24 Februari 2026 | 04:00
ASN Pemkot Serang

Pemkot Serang Tekankan ASN Tingkatkan Profesionalitas di Bulan Ramadan

23 Februari 2026 | 22:14
Kecamatan Citangkil: Camat Citangkil, Ikhlasin Nufus

Selama Ramadan Kecamatan Citangkil Tetap Komitmen Optimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat

23 Februari 2026 | 22:09

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Taman Sari Iis mengaku, keberatan dengan rencana Pemkot Serang tersebut. Sebab jika direlokasi maka dirinya akan kehilangan pelanggannya.

“Sangat keberatan kalau dipindah mah.

Alasannya kalau di Pasar Lama sudah banyak yang punya lapak-lapaknya. Nanti kalau kita ke sana bisa kelabakan dan kalau di Kepandean enggak rame kayak di sini. Kalau di sini pembeli yang dari Cimuncang, Benggala, Kebon Sayur, pada jalan kaki kesini. Kalau dipindah ke Kepandean jauh,” ujar Iis, ditemui di tokonya di Pasar Pagi Taman Sari, Kamis (3/6/2021).

Ia mengaku, bahwa dirinya dulu sempat berdagang di Pasar Lama dan Kepandean, namun tidak bertahan lama lantaran sepi pembeli, akhirnya kembali lagi dan berjualan di Pasar Pagi Taman Sari.

Lantas Iis pun mengusulkan kepada Pemkot Serang lebih baik menata Pasar Taman Sari agar menjadi lebih tertata, ketimbang merelokasi para pedagang ke pasar lain. Sebab jika hal itu dilakukan, maka para pedagang akan kesulitan mendapatkan mata pencahariannya.

“Masyarakat pengennya sudah saja jadiin pasar. Dikelola dengan baik. Dibuat dengan cara rapi. Kasihan pedagang-pedagang yang kecil. Jangan disuruh berpindah-pindah, nanti acak-acakan lagi,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berjualan di Pasar Pagi Taman Sari sejak empat tahu lalu.

“Tadinya di luar, terus pindah ke dalam. Tempatnya juga di sini enggak gratis. Saya bayar sewa tempat Rp 50 ribu – Rp 100 ribu per bulan. Bayar listrik Rp 150 ribu perbulan. Belum uang kebersihan ada empat orang masing-masing Rp 2.000,” ungkap Iis.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Dinkopperindag) Kota Serang Um Rochmat Hidayat membenarkan, bahwa para pedagang di Pasar Pagi Taman Sari akan direlokasi ke Pasar Lama atau Pasar Kepandean. Hal itu dilakukan karena Taman Sari tahun ini akan direvitalisasi. Namun pihaknya belum dapat memastikan kapan para pedagang akan mulai direlokasi.

“Kita belum sowan ke DLH (Dinas Lingkungan Hidup). Maksudnya begini, begitu kita arahkan ke sini langsung ke Kepandean langsung berbarengan. Nah kalau kita pindahin dulu nanti lama lagi. Sementara kita belum sowan. Tapi kayaknya udah masuk lelang,” ujar Rochmat.

BACA JUGA: Revitalisasi Banten Lama Tak Dongkrak Ekonomi Warga

Meski demikian, ia mengaku telah menyiapkan tempat untuk sekitar 180 pedagang Pasar Pagi Taman Sari di Pasar Lama dan Pasar Kepandean.

“Taman Sari bukan Pasar, itu pasar pagi doang, cuman pada keenakan. Sama kayak yang di Royal juga itu karena jam operasional dari jam 4 subuh sampai jam 10. Cuman pada ditinggalin pada diinepin dagangannya di situ. Kalau sudah begitu ranahnya Satpol PP,” jelasnya.

Terkait adanya penolakan dan keberatan dari pedagang, menurut Rochmat hal itu sudah wajar.

“Ada yang pro dan kontra itu biasa. Kalau yang pro mah bilangnya bagaimana pemerintah. Kalau sudah lelang, nanti ada sosialisasi dulu dari DLH dan Dinkopperindag,” ujarnya. (harir/rahmat)

Editor: Administrator
Tags: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota SerangPasar Taman SariPasar Taman Sari direvitalisasiPedagang Pasar Taman Sari ogah direlokai
Previous Post

SLI Gelar Pelatihan Penulis

Next Post

Unsera Launching Program Kampus Merdeka

Related Posts

Kepala BPK Perwakilan Banten saat menyerahkan LHP Kepatuhan dan Kinerja Pemda kepada Gubernur Banten. Senin, (2322026).
Daerah

Kinerja 5 Pemda di Banten Disorot BPK

24 Februari 2026 | 05:00
Gubernur Banten Andra Soni saat menemui mahasiswa
Daerah

Andra–Dimyati Setahun Memimpin Banten: 62 Persen Warga Puas, Kritik Publik Jadi Alarm

24 Februari 2026 | 04:00
ASN Pemkot Serang
Daerah

Pemkot Serang Tekankan ASN Tingkatkan Profesionalitas di Bulan Ramadan

23 Februari 2026 | 22:14
Kecamatan Citangkil: Camat Citangkil, Ikhlasin Nufus
Daerah

Selama Ramadan Kecamatan Citangkil Tetap Komitmen Optimalkan Pelayanan Kepada Masyarakat

23 Februari 2026 | 22:09
Kepala Desa Kadugenep Muhammad Aopidi
Daerah

Jaga Kebersamaan dengan Warga, Pemdes Kadugenep Gencarkan Tarawih Keliling

23 Februari 2026 | 22:03
Anggota Satpol PP Kabupaten Serang
Daerah

Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

23 Februari 2026 | 21:53
Load More

Popular

  • Tumpukan sampah terlihat di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, belum lama ini. Kini Pemkot Cilegon siapkan sanksi sosial bagi pembuang sampah sembarangan. (Tia/Bantenraya.com)

    Bukan Denda, Pemkot Cilegon Siapkan Sanksi Sosial untuk Pembuang Sampah Sembarangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akuatik Indonesia Kota Serang Lakukan Tes Limit Waktu Atlet Renang Untuk Persiapan Popda dan Porprov

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Penukaran Uang Baru di Provinsi Banten Jelang Lebaran 2026, Tersedia Rp3,2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kandidat Balon Ketua KONI Kabupaten Serang 2026-2030, Ambil Formulir Pendaftaran di Hari Kedua di Tim TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maaf! THR ASN Pemkab Serang Belum Bisa Cair, Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbaru! Link Twibbon Harlah IPNU 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tetap Antusias! Tak Miliki Musala, Warga Perumahan Bukit Cinangka Tarawih di Lahan Kosong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

iOS 26.4 Beta

iOS 26.4 Beta Resmi Dirilis, Ini 5 Fitur Barunya

24 Februari 2026 | 06:00
Kepala BPK Perwakilan Banten saat menyerahkan LHP Kepatuhan dan Kinerja Pemda kepada Gubernur Banten. Senin, (2322026).

Kinerja 5 Pemda di Banten Disorot BPK

24 Februari 2026 | 05:00
Gubernur Banten Andra Soni saat menemui mahasiswa

Andra–Dimyati Setahun Memimpin Banten: 62 Persen Warga Puas, Kritik Publik Jadi Alarm

24 Februari 2026 | 04:00
untirta

Untirta Teken MoU dengan PT Krakatau Tirta Industri

24 Februari 2026 | 03:30

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda