BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon menjadi contoh pelaksanaan program Kartu Kredit Pemerintah Daerah atau KKPD.
Hal ini terbukti sudah 35 daerah yang belajar tata kelola KKPD ke Pemkot Cilegon.
Pada Selasa, 14 November 2023, Pemerintah Daerah Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara menjadi daerah ke 36 yang datang berkunjung untuk belajar ke Pemkot Cilegon mengenai pelaksanaan program KKPD.
Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta dalam sambutannya mengatakan, di era globalisasi sistem digitilasi atau elektronik saat ini sangat dibutuhkan.
Baca Juga: Tim Satgas Pangan Polres Cilegon Warning Pedagang Tak Lakukan Penimbunan Bahan Pangan saat Nataru
“Guna mempermudah pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintah serta mempermudah akses masyarakat dalam mendapat pelayanan,” kata dia di Aula Setda II.
Menurut Sanuji, KKPD merupakan suatu upaya dalam mengubah transaksi dan belanja Pemda dari cara tunai menjadi non tunai.
Di samping itu, fungsi KKPD juga mewujudkan tata kelola belanja daerah yang lebih baik.
“KKPD adalah kartu kredit yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas belajan yang dibebankan pada APBD,” ungkapnya.
Baca Juga: Ratusan Pelajar Kunjungi KPU Banten
“Penggunaan KKPD sebagai alat transaksi menggunakan mekanisme digital dengan pertimbangan untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” sambungnya.
Sanuji mengakui, Pemkot Cilegon sudah melaksanakan amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri atau Permendagri Nomor 79 Tahun 2022.
Di mana, sambung dia, sejak April 2023, Pemkot Cilegon sudah mengimplememtasikan penggunaan KKPD di masing-masing Organisasi Pemerintah Daerah atau OPD.
“Sudah 5 OPD yang menggunakannya, kita masih proses juga sebenarnya,” terangnya.
Baca Juga: Calon Gubernur Banten 2024 Gembong R Sumedi Ajak Orang Baik Masuk Politik
“Tapi karena kita lebih awal dan lebih maju, mereka belajar bagaimana (tata kelola),” tambahnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kolaka Utara Sukanto Toding menyampaikan, kunjungan ke Pemkot Cilegon dalam rangka studi tiru pengelolaan KKPD.
Sukanto mengatakan, Pemda Kolaka Utara diminta untuk segera mengimplementasikan KKPD atau digitalisasi keuangan daerah.
“Khusus untuk pelaksanaan KKPD kami juga dalam proses menjalin kerjasama,” ujar Sukanto.
Baca Juga: Seorang Murid SMP di Amerika Serikat Diskors oleh Sekolah Karena Dukung Palestina
Menurutnya, kunjungan ini akan mempelajari banyak hal bagaimana Pemkot Cilegon sudah lebih awal dan lebih maju dalam melaksanakan program tersebut.
Ia berharap, Pemda Kolaka Utara dapat mencontoh apa yang sudah dilakukan Pemkot Cilegon.
“Kaitan dengan mekanismenya, mungkin fokus OPD yang menjadikan sasaran, kemudian fokus belanja apa yang dilakukan, apakah bukan semi perjalanan, bahkan sudah diperluas pada item-item belanja lainnya. Mungkin ini pembelajaran yang sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.***
















