CILEGON, BANTEN RAYA – Ustadz Dasad Latif mengatakan bahwa kaum ibu-ibu yang paling banyak meninggalkan shalat.
Hal itu disampaikan Dasad Latif dalam tausiyahnya pada acara Isra Miraj 2023 Pemkot Cilegon, di Alun-alun Kota Cilegon, Senin, 13 Maret 2023.
Dasad Latif dalam tausiyahnya mengatakan, intisari dari Isro Miraj Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam adalah mengenai perintah shalat.
Baca Juga: Ceramah Singkat Edisi Ramadhan 2023, Tentang Keistimewaan Bulan Ramadhan
Menurut Dasad Latif, perintah puasa hanya turun melalui ayat Alquran.
Begitu juga perintah zakat, dan haji yang diturun melalui ayat Alquran.
“Betapa pentingnya ini shalat. Menganggap enteng solat celakalah hidupnya. Solat ini penting, kalo anda tidak puasa tahun depan bapak ganti, selesai. Bapak tidak zakat, dibayar, selesai. Tidak mampu pergi haji tahun depan haji selesai. Kalo bapak tidak shalat mau diapa? Kalo bapak tidak shalat satu kali, lewat,” katanya kepada jamaah yang juga dihadiri Walikota Cilegon Helldy Agustian dan pejabat lainnya.
Baca Juga: Update Awan Panas Gunung Merapi, Puncak Masih Keluarkan Api dengan Status Siaga
Menurut Dasad Latif, Nabi Muhammad shallalahu alaihi wassalam telah menjelaskan bahwa batasan antara orang muslim dan orang kafir itu adalah shalat.
“Saya sakit, shalatlah dalam keadaan berbaring. Ustadz, saya tidak bisa kena air, shalatlah dengan tayamum,” ungkapnya.
Dasad Latif mengingatkan kaum muslimin untuk tidak meninggalkan shalat.
Baca Juga: Konser Padi Reborn di Kota Cilegon Sumbang Pendapatan Daerah Ratusan Juta
Menurut dia, hidup kita akan kesusahan jika menjnggalkan shalat.
“Shalatlah, kalo permainkan shalat pasti hidupmu susah. Kenapa hidupmu susah, pasti shalatmu tidak beres. Kalo bapak shalatnya beres, tidak mungkin susah,” jelasnya.
“Duduk, kalo tidak bisa baring, kalo tidak bisa berbaring pakai syarat, kalo tidak bisa shalat dalam hati. Bacaan baca dalam hati, niat dalam hati, ruku baca dalam hati. Itupun tidak bisa, bungkus kain putih bawa ke kuburan,” tegasnya.
Selain wajibnya shalat, Dasad Latif juga menerangkan, shalat harus dikerjakan secara ikhlas.
Dikatakan, shalat yang ikhlas adalah shalat yang dikerjakan tidak main-main.
“Shalat tapi tidak ikhlas. Tidak ikhlas kenapa? karena shalatnya main-main. Mau ketemu Allah, pakaian yang dipakai shalat pakaian yang dipakai main futsal, pakaian kerja, pakaian yang dipakai ke pasar. Pakailah pakaian khusus shalat,” tegasnya.
Lalu apa hukuman meninggalkan atau menganggap enteng shalat?
Dasad Latif menjelaskan, hukuman yang anggap enteng shalat, yakni neraka.
Dikatakan, perintah shalat telah termuat dalam Surat Al Haj ayat 27.
“Satu kali tinggalkan shalat 40 hari di neraka.
Perbandingannya satu hari di neraka 100 hari di dunia. Shalatlah, walaupun bapak pegawai honor,” tegasnya.
Menurut Dasad Latif, yang paling banyak tidak shalat adalah perempuan, terutama saat acara perbikahan.
Selain itu, kata dia, paska menstruasi, perempuan biasanya malas membersihkan diri untuk shalat.
“Waktu kawinan. Kenapa? karena make up-nya tidak shalat. Kapan lagi ibu tidak shalat, selesai haid, mestinya 5 hari, ini 7 hari tidak shalat, katanya masih sedikit sedikit,” ungkapnya.
“Pulang pengajian ini pelihara shalat, temukan kebahagiaan. Shalat ya,” pungkasnya. (*)



















