Selasa, 24 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Selasa, 24 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Cek Fakta: Viral Kabar Bola Mata Seorang Bocah Pecah dan Buta Karena Lato Lato

Danang Oleh: Danang
10 Januari 2023 | 09:45
Cek Fakta: Viral Kabar Bola Mata Seorang Bocah Pecah dan Buta Karena Lato Lato

Sebuah kabar menyebutkan ada seorang bocah yang bola mata miliknya pecah akibat bermian lato lato, cek fakta darinya di sini. YouTube Miftah's TV / Instagram @eventbanget

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Akhir-akhir ini marak beredar di media sosial maupun grup WhatsApp, foto seorang bocah dengan kondisi mata kanan yang diperban akibat lato lato.

Tertulis berbagai narasi dari foto tersebut yang menyatakan bola mata anak tersebut pecah dan mengalami kebutaan karena lato lato.

Dari penelusuran Bantenraya.com dari berbagai sumber, info korban anak yang menjadi korban permainan lato lato benar adanya. Yuks cek fakta darinya dalam artikel ini.

Baca Juga: 3 Artis yang Pernah Alami KDRT dari Suaminya, Terbaru Model Cantik Vena Melinda

Namun, fakta yang didapat tidak seperti kebanyakan narasi yang beredar di berbagai macam media sosial.

Narasi yang beredar menyatakan bahwa bola mata bocah tersebut pecah terkena lato lato sehingga mengalami kebutaan.

Ada satu kasus korban permainan lato lato yang menimpa bocah usia 8 tahun di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Baca Juga: 3 Hari Sebelum Kejadian KDRT, Venna Melinda Sempat Kode ke Verrel Bramasta agar Meluangkan Waktu untuknya

Bocah diduga berusia 8 tahun harus mendapatkan perawatan dan menjalani operasi pada matanya mata karena terkena serpihan pecahan dari permainan lato lato.

BACAJUGA:

istri kedua

Beda dari yang Lain! Wanita ini Sedang Cari Istri Kedua untuk Suaminya, yang Minat Boleh DM

7 September 2025 | 15:03
Heboh Tempat Makan MBG Mengandung Minyak Babi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Buka Suara

Heboh Tempat Makan MBG Mengandung Minyak Babi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Buka Suara

27 Agustus 2025 | 19:34
Viral Aksi Bocah Lomba 17 Agustus Bikin Ngakak, Sangat Totalitas Endingnya Bikin Heboh

Viral Aksi Bocah Lomba 17 Agustus Bikin Ngakak, Sangat Totalitas Endingnya Bikin Heboh

19 Agustus 2025 | 17:15
Viral Momen Ibu Ini Murka Gegara Ngira Hadiah Lomba 17 Agustus Dapat Kulkas, Ternyata...

Viral Momen Ibu Ini Murka Gegara Ngira Hadiah Lomba 17 Agustus Dapat Kulkas, Ternyata…

18 Agustus 2025 | 12:04

Informasinya, kejadian tersebut menimpa anak dari seorang warga yang beralamat di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Warga tersebut yang bernama Ari Julianto menceritakan kejadian yang menimpa anaknya yang berinisial AN.

Baca Juga: Warga Bendung Kota Serang Usulkan Pembangunan Jalan dan Drainase

Ari mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada 27 Desember 2022, sore hari.

Ari menyebut saat itu, anaknya, AN sedang bermain lato lato di rumah temannya.

Saat pulang ke rumah Ari melihat mata anaknya memerah dan menanyakan apa yang terjdi dengan mata anaknya.

Baca Juga: Nex Carlos Resmi Nikahi Vienesca di Bali, Terimakasih Atas Doanya

AN akhirnya menceritakan jika matanya terkena serpihan Lato-lato yang pecah, seperti menancap di matanya.

Tapi AN mengatakan kepada ayahnya jika serpihan Lato-lato tersebut langsung jatuh.

Setelah mengetahui hal tersebut, Ari dan keluarganya segera membawa anaknya ke dokter praktik di Kimia Farma.

Baca Juga: Viral Kode 5353, Maknanya Area Sensitif Wanita, Diharapkan Bijak Menggunakan

Kemudian dari Kimia Farma, anaknya dirujuk ke RSUD dr Soedarso Pontianak untuk menjalani operasi pada 29 Desember 2022.

Usai operasi, kondisi AN dinyatakan membaik. Mata anak tersebut, dioperasi dengan lima jahitan dan masih dapat melihat meski penglihatannya sedikit buram pasca operasi.

Sebelumnya, beredar postingan yang diduga dibuat oleh guru tempat anak yang menjadi korban lato-lato bersekolah di SDN 07 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. 

Baca Juga: Profil dan Biodata Venna Melinda, Kini Sedang Viral Karena Korban KDRT

“Assalamualaikum..Selamat siang Bapak ibu semuanya..Diinformasikan untuk seluruh peserta didik. Mulai besok tidak ada lagi yang membawa Lato-lato ke sekolah. Jika ingin memainkan permainan tersebut alangkah baiknya main di lingkungan rumah saja,” ujarnya.

“Berikut saya lampirkan foto korban lato-lato tadi pagi di SDN 07 Sungai Raya (tempat pak Hendra mengajar). Dan saya mohon bantuan dari orangtua untuk mengingatkan putra/i nya agar tidak membawa mainan tersebut,” lanjutnya.

“Jika msih ada yang membawa maka saya selaku wali kelas minta maaf jika mainan tersebut saya sita, terima kasih,” pungkasnya.

Baca Juga: Diduga Lakukan KDRT ke Vena Melinda, Ini 3 Kontrovesi yang Dibuat Ferry Irawan

Menanggapi postingan tersebut, Plt Kepala SDN 07 Sungai Raya Sulistini mengklaim jika kejadian yang menimpa AN bukan di sekolah.

“Yang beredar di media sosial itu sebenarnya bukan terjadi di sekolah. Waktu itu hanya mengimbau saja kepada guru-guru untuk melarang anak murid membawa lato lato di sekolah dan kejadiannya bukan di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, diinformasikan juga dalam berbagai sumber bahwa pada 7 Januari 2023, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyatakan jika AN dibantu meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya menangani lebih lanjut perawatan dan kesehatan AN.

Baca Juga: 7 Fakta Unik Perayaan Tahun Baru Imlek Masyarakat Tionghoa, Ada yang Kamu Baru Tahu?

Terkait peristiwa AN, korban permainan lato lato, Bupati Kubu Raya mengaku akan mengeluarkan surat edaran dan meminta pihak sekolah serta para orangtua untuk mengawasi anak-anak.

Bupati Kubu Raya mengaku tidak melarang permainan lato lato karena dianggap permainan tradisional ini bisa mencegah kecanduan anak pada green screen atau gadget.

Sehingga menurutnya, bisa membawa dampak positif bagi anak untuk saling berinteraksi pada teman-temannya di lingkungan dan meningkatkan solidaritas dan sosial. ***

Tags: bola matabutalato lato
Previous Post

LENGKAP! Jadwal Acara Trans TV pada 10 Januari 2023, The Expendables 2 dan Acts of Violence Tayang Malam ini

Next Post

Awal Tahun, APBD Banten Masih Delay dan Belum Bisa Digunakan, Ini Penyebabnya

Related Posts

istri kedua
Viral

Beda dari yang Lain! Wanita ini Sedang Cari Istri Kedua untuk Suaminya, yang Minat Boleh DM

7 September 2025 | 15:03
Heboh Tempat Makan MBG Mengandung Minyak Babi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Buka Suara
Viral

Heboh Tempat Makan MBG Mengandung Minyak Babi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Buka Suara

27 Agustus 2025 | 19:34
Viral Aksi Bocah Lomba 17 Agustus Bikin Ngakak, Sangat Totalitas Endingnya Bikin Heboh
Viral

Viral Aksi Bocah Lomba 17 Agustus Bikin Ngakak, Sangat Totalitas Endingnya Bikin Heboh

19 Agustus 2025 | 17:15
Viral Momen Ibu Ini Murka Gegara Ngira Hadiah Lomba 17 Agustus Dapat Kulkas, Ternyata...
Viral

Viral Momen Ibu Ini Murka Gegara Ngira Hadiah Lomba 17 Agustus Dapat Kulkas, Ternyata…

18 Agustus 2025 | 12:04
Pertama dalam Sejarah Palestina Ikut Kontes Miss Universe, Nadeen Ayoub Kenakan Baju Tradisional Tatreez
Viral

Pertama dalam Sejarah Palestina Ikut Kontes Miss Universe, Nadeen Ayoub Kenakan Baju Tradisional Tatreez

18 Agustus 2025 | 11:45
Blunder Bro! Mahasiswa Ini Sebut dari Keluarga Menengah ke bawah, Ternyata Profesi Ortu Bikin Geleng-geleng
Viral

Blunder Bro! Mahasiswa Ini Sebut dari Keluarga Menengah ke bawah, Ternyata Profesi Ortu Bikin Geleng-geleng

15 Agustus 2025 | 17:05
Load More

Popular

  • Tumpukan sampah terlihat di Pasar Kranggot, Kota Cilegon, belum lama ini. Kini Pemkot Cilegon siapkan sanksi sosial bagi pembuang sampah sembarangan. (Tia/Bantenraya.com)

    Bukan Denda, Pemkot Cilegon Siapkan Sanksi Sosial untuk Pembuang Sampah Sembarangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akuatik Indonesia Kota Serang Lakukan Tes Limit Waktu Atlet Renang Untuk Persiapan Popda dan Porprov

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbaru! Link Twibbon Harlah IPNU 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pensiunan Krakatau Steel Mengadu ke Anggota Dewan, Buntut Perusahaan Alot Naikkan Dana Pensiun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Penukaran Uang Baru dari BI Periode ke-2 Wilayah Banten pada Ramadan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Tekankan ASN Tingkatkan Profesionalitas di Bulan Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Kota Serang Segera Bentuk Satgas Perlindungan Guru Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ketua Umum FEKRAF Banten Muhammad Irfan "Koyong" (kanan) saat audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Autograph Tower, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 23 Februari 2026. (Dokumentasi Fekraf Banten)

Banten Krisis Venue, Pelaku Ekonomi Kreatif Banten Curhat ke Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya

24 Februari 2026 | 18:05
Robinsar, Walikota Cilegon. (Tia/Bantenraya.com)

Robinsar Nilai Plt Sekda Kota Cilegon Bantu Kerja Dirinya dan Sering Turun ke Masyarakat

24 Februari 2026 | 17:45
Layanan maskapai penerbangan Garuda Indonesia. (Instagram/757spotter)

Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket Mudik Lebaran 2026 hingga 18 Persen

24 Februari 2026 | 17:07
Ilustrasi beasiswa Taiwan tahun 2026/ 2027. (Freepik.com/ lifeforstock)

Cara Daftar Beasiswa Taiwan 2026 Lengkap dengan Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

24 Februari 2026 | 17:06

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda