BANTENRAYA.COM – Sutradara Preman Pensiun 7 Aris Nugraha memberikan sindiran usai dapat kartu kuning dari ‘wasit’.
Melalui salah satu karakter di Preman Pensiun 7, Aris Nugraha melontarkan sindirannya tersebut di akun Instagramnya di @arisnugraha_anpfilms, Selasa 29 November 2022.
Dalam unggahan terbarunya, Aris Nugraha mengilustrasikan tokoh Emak Kang Mus di Preman Pensiun 7 yang bertemu dengan seorang pria.
Baca Juga: Ibu Bawa Bayi di Rutan Pandeglang Dipulangkan, Kini Statusnya Jadi Tahanan Rumah
Kemudian, Emak Kang Mus tersebut menjalin hubungan asmara dengan pria itu hingga disetujui oleh anaknya.
Sayangnya, Esih justru menentang habis-habisan hubungan asmara antara Kang Mus dan pria tersebut.
Di akhir keterangannya, Aris Nugraha menyerahkan kelanjutannya pada penggemar.
Namun, dirinya memperingatkan jangan terdapat adegan perkelahian.
“Emak bertemu dengan seorang pria, kemudian terjalin kisah asmara di antara mereka berdua,” ungkapnya.
“Muslihat setuju-setuju saja, tapi Esih menentang habis-habisan. Suatu hari Emak memutuskan minggat dengan pria itu,” sambungnya.
Baca Juga: Kuat di Jabar, Golkar Diyakini Tetap Usung Airlangga Jadi Capres Ketimbang Ridwan Kamil
“Selanjutnya… terserah yang baca, deh. Asal jangan ada adegan perkelahian,” bebernya.
“Khawatir menjadi contoh yang tidak baik buat penonton,” pungkasnya melalui akun Instagram @arisnugraha_anpfilms.
Sontak, unggahan Aris Nugraha tersebut warganet terlebih penggemar Preman Pensiun 7 merupakan sindiran terkait adanya kartu kuning dari wasit.
Kartu kuning dari wasit yang dimaksud tersebut penggemar berspekulasi bahwa Preman Pensiun 7 mendapat peringatan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
“Sindiran yang sangat halus buat kpi,” tulis akun @ranggcbdnhdj.
“Mungkin lembaga yg bertugas itu memng mayoritas sukanya liat sinetron percintaan, dendam, culas dll,” tuli akun @gyhanbz.
Baca Juga: Ragam Ucapan Selamat Datang Bulan Desember 2022, Penuh Doa dan Makna yang Mendalam
“Yg dibolehin sma KPI itu sinetron yg lokasinya di rumah gedong,” tulis akun @patcvsbbs. ***

















