BANTENRAYA.COM – Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Banten keenam telah resmi dibuka oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar di Stadion Benteng Reborn, sore kemarin.
Diharapkan dari hasil Porprov Banten VI yang digelar di Kota Tangerang nantinya memunculkan atlet yang berprestasi untuk mempersiapkan atlet menuju pra PON dan PON 2024 yang akan dihelat di Aceh dan di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya Al Muktabar mengatakan diminta atlet untuk menjaga jiwa sportifitas selama bertanding. Diharapkan mereka bisa menciptakan rekor baru di cabang olahraga masing -masing.
“Selamat bertanding untuk semua atlet perwakilan kabupaten dan kota di Banten. Tunjukkan prestasi terbaik agar Banten semakin berprestasi di olahraga. Persiapkan diri yang terbaik untuk menyongsong Pra PON,” jelasnya.
Ia menambahkan setiap atlet diminta untuk terus menyalakan api prestasi di diri mereka seperti makna yang terkandung di dalam api obor. Terus kobarkan api semangat untuk mencetak prestasi guna membawa Banten terus berprestasi di kancah nasional maupun internasional.
” Kami apresiasi perhelatan Porprov Banten di Kota Tangerang. Terimakasih untuk tuan rumah selamat bertanding raih prestasi setinggi tingginya,” tutup dia.
Baca Juga: Terbaru! Kode Redeem Mobile Legends Senin 21 November 2022, Free Skin dan Diamond
Sementara itu Ketua KONI Banten Edi Ariadi sama dengan pj Gubernur Banten Al Muktabar ia ingin Banten semakin berprestasi kedepannya. Oleh karena itu Porprov Banten ini akan dijadikan ajang seleksi awal dan gambaran kekuatan atlet Banten untuk terjun di ajang Pra PON nantinya.
” Kami mengincar prestasi untuk PON 2024.Pondasi dasar dari sini untuk selanjutnya,” ujar dia.
Dalam acara pembukaan ini terdapat penampilan Tari Kolosal Wangkawa Bumi Surosoan dengan menghadirkan sekitar 300 penari.
Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Posting Sedang di Qatar untuk Nonton Piala Dunia 2022, Netizen Riuh
Penampilan tari kolosal Wangkawa Bumi Surosoan dikolaborasikan dengan Marching Band dan Rampag Bedug.
Diketahui, penampilan tarian kolosal dihadirkan dengan konsep kebudayaan delapan kabupaten kota se-Provinsi Banten.
Dengan melibatkan 300 orang penari yang terdiri dari seniman maupun sanggar yang ada di Kota Tangerang.
Dengan penampilan tari kolosal Wangkawa Bumi Surosoan dapat menghadirkan rasa kesatuan satu sama lain antar kota kabupaten di Provinsi Banten. (***)


















