BANTENRAYA.COM – Berdasarkan data Dinas Kesehatan(Dinkes) Lebak, masyarakat Kabupaten Lebak yang terkonfirmasi Covid-19 selama pandemi berlangsung ada sebanyak 14.247 orang.
Tingkat kesembuhan cukup tinggi yakni 14.009 orang dan sisanya atau 228 orang meninggal.
Kasi Imunisasi, Surveilans, dan Krisis Dinkes Lebak, TB Mulyawan mengatakan, data yang disajikan merupakan data pada tahun 2021. “Tahun lalu merupakan puncak kasus dan sampai membuat kami kewalahan. Alhamdulillah kalau sekarang kasus semakin berkurang, namun setiap bulannya pasti ada yang terkena,” katanya kepada Banten Raya saat ditemui di kantornya, Rabu 19 Oktober 2022.
Baca Juga: Unduh Di Sini! 15 Link Twibbon Gratis Peringati Hari Santri Nasional 2022, Desain Sopan dan Alamiah
Ia menjelaskan, banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya terkena Covid-19. Menurutnya, walaupun status siaga covid-19 sudah mulai dibebaskan, warga harus tetap waspada. “Jadi virus itu masih ada, kadang kadang orang yang merasa sehat sehat saja sebenarnya kalau di periksa mungkin banyak yang terkena Covid-19,” jelasnya.
Ia membeberkan, untuk kasus terbanyak dari 28 kecamatan itu ada di Kecamatan Rangkasbitung, karena Kecamatan tersebut padat akan penduduk dan pusat kota.
“Kalau untuk data di Rangkasbitung, pihak kami baru merekap jumlah keseluruhan kasus yang terjadi di Kabupaten Lebak,” bebernya.
Dikatakannya, kasus pada tahun 2022 mengalami penurunan yang sangat drastis karena upaya Dinkes Lebak menggalakan Vaksin Covid-19 di 28 Kecamatan.
“Alhamdulillah kasus mengalami penurunan, kami selalu mengupayakan untuk menekan kasus Covid- 19 yang sempat tinggi hingga sekarang mengalami penurunan, semua warga Lebak wajib Vaksin,” tuturnya.
Baca Juga: Tanamkan Cinta Rasulullah, SMK 19 Maret Gelar Muludan
Ia menambahkan, sisa stok vaksin di gudang farmasi dinkes Lebak yang biasanya ada 10.000 mulai menipis yakni Sinopharm 2 dosis sebanyak 212 dosis, covovax 10 dosis 8000 dosis. “Kami sudah menyalurkan semua Vaksin kepada 43 Puskesmas yang ada di Kabupaten Lebak, jadi untuk sekarang kami masih menunggu kiriman dari Pusat, biasanya setiap baru menerima Vaksin langsung habis,” tambahnya.
Ia menghimbau, agar para warga tetap waspada akan virus Covid-19 karena virus itu masih ada sampai sekarang.
“Walaupun sekarang sudah bebas, kami harap warga tetap menggunakan protokol kesehatan guna menjaga agar tidak terkena virus tersebut,” imbaunya.(mg-sahrul)**



















